11 Manfaat Jeruk Bali dan Cara Membuat Jus untuk Ibu Hamil

  • Bagikan
11 Manfaat Jeruk Bali dan Cara Membuat Jus untuk Ibu Hamil
11 Manfaat Jeruk Bali dan Cara Membuat Jus untuk Ibu Hamil

CakrawalaSulsel – Grapefruit atau jeruk bali terkenal karena khasiat nutrisi dan obatnya. Namun tak banyak pula yang tahu manfaat jeruk bali untuk kesehatan ibu hamil jika dikonsumsi dengan cara yang benar. Buah jeruk ini berwarna jingga, merah muda, kuning, atau putih dan rasanya asam hingga semi manis.

Sebagai salah satu jenis jeruk yang memiliki kandungan vitamin C. Dan kandungan vitamin yang tinggi serta mineral berkualitas tidak diragukan lagi untuk kesehatan ibu hamil. Kebanyakan orang memakan buahnya, sementara beberapa lebih suka jusnya.

Penasaran apa saja manfaat jeruk bali untuk ibu hamil? Simak ulasan berikut ini:

Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan Ibu Hamil yang Perlu Diketahui

Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan Ibu Hamil yang Perlu Diketahui
Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan Ibu Hamil yang Perlu Diketahui

1. Preeklamsia

Preeklamsia adalah suatu kondisi yang meningkatkan risiko pelepasan prematur plasenta dari rahim sebelum bayi lahir, perdarahan hebat, pecahnya hati, dan dalam kasus yang jarang terjadi, kematian.

Jeruk Bali diyakini bekerja efektif dalam mengendalikan preeklamsia. Keyakinan ini didasarkan pada fakta bahwa jeruk bali merupakan sumber potasium dan flavonoid yang baik yang mungkin dapat membantu mengatur tekanan darah.

2. Insomnia

Dipercaya bahwa jeruk bali, ketika diminum sebelum tidur, mungkin dapat membantu meringankan tanda dan gejala insomnia, yang diderita sebagian besar wanita hamil.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa bukan jeruk bali tetapi sari bunganya yang membantu mengatasi insomnia. Olehnya itu disarankan untuk berhati-hati, dan jangan mengkonsumsi jeruk bali sebelum tidur.

Ini memiliki jumlah vitamin C yang tinggi yang cenderung membuat sistem asam dan menyebabkan mulas. Ini bisa memperburuk insomnia.

3. Kolesterol

Sesuai dengan makalah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, makan satu cangkir grapefruit merah segar atau setengah cangkir jus jeruk bali segar dapat menjaga kesehatan jantung dengan mengelola kadar kolesterol.

Varietas merah grapefruit dianggap memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi daripada varietas putih.

Grapefruit dikemas dengan antioksidan seperti naringin dan lycopene dan memiliki kandungan serat yang tinggi. Sifat nutrisi ini diyakini membantu dalam mengelola kadar kolesterol.

4. Berat badan yang sehat

Kenaikan berat badan selama kehamilan bisa cepat atau bertahap. Namun mempertahankannya dalam batas yang dapat diterima sangat penting untuk memiliki kehamilan bebas kekhawatiran.

Jeruk bali adalah buah rendah kalori yang kaya nutrisi, terutama vitamin C. Ini memiliki kandungan serat yang cukup besar juga.

Namun, konsumsinya harus moderat dan selaras dengan pola makan dan gaya hidup yang ditentukan.

5. Mulas dan gangguan pencernaan

Mulas dan gangguan pencernaan tidak jarang terjadi selama kehamilan. Mereka adalah beberapa kemungkinan gejala perubahan hormonal yang bergejolak yang terjadi di dalam tubuh.

Selain itu, seiring dengan pertumbuhan rahim, organ-organ lain dalam tubuh menjadi sempit untuk mendapatkan ruang, yang juga dapat menyebabkan mulas dan gangguan pencernaan.

Jeruk bali mengandung D-limonene. D-limonene memiliki sifat penetral asam lambung, dan juga menormalkan gerakan peristaltik. Sifat-sifat ini menjadikannya pilihan yang efektif untuk mengatasi mulas dan gangguan pencernaan selama kehamilan.

Namun, waktu konsumsi penting di sini. Grapefruit, jika dikonsumsi mentah atau dalam bentuk jus di malam hari, dapat memperburuk mulas dan gangguan pencernaan.

6. Anemia

Anemia ringan selama kehamilan tidak jarang terjadi. Tapi itu bisa menjadi parah jika Anda tidak memasukkan makanan yang tepat dalam diet Anda.

Jeruk bali, kaya akan vitamin C, membantu tubuh Anda menyerap zat besi dan, oleh karena itu, mungkin dapat mengurangi risiko anemia. Namun, mengelola anemia selama kehamilan membutuhkan pendekatan yang lebih sehat daripada hanya memasukkan buah-buahan yang kaya vitamin C.

7. Asma

Studi menunjukkan bahwa diet kaya vitamin C benar-benar dapat menurunkan risiko asma dengan mengembangkan sistem kekebalan tubuh. Mempertimbangkan bahwa perkembangan bayi mungkin terpengaruh jika ibu menderita asma, manajemen yang efektif penting untuk dilakukan.

Jeruk bali, dengan flavonoid dan likopen yang melimpah, dapat membantu dalam pengelolaan asma pada kehamilan. Namun, studi ilmiah yang mendukung hubungan ini terbatas.

8. Kepadatan tulang

Beberapa penelitian in-vivo menunjukkan bahwa konsumsi jus jeruk bali secara teratur dapat membantu menjaga kepadatan tulang.

Efek ini dikaitkan dengan adanya limonoid yang ada dalam jeruk bali merah, yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Sifat jeruk bali merah ini telah terbukti memperlambat pergantian tulang.

9. Sembelit

Penting untuk tetap terhidrasi selama kehamilan Anda, terutama selama bulan-bulan musim panas. Jeruk bali memiliki kandungan air yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan buah lainnya (91%) dan kaya akan elektrolit, yang menjadikannya obat alami yang efektif untuk dehidrasi.

Juga, serat makanan yang tinggi dalam buah ini dapat membuatnya bermanfaat dalam mengelola sembelit.

10. Pilek dan flu

Pilek dan flu selama kehamilan tidak jarang terjadi, terutama karena kekebalan bisa melemah saat ini. Oleh karena itu, senyawa bioaktif penting, seperti vitamin C, memainkan peran penting dalam menjaga kekebalan tubuh.

Seratus gram grapefruit mentah mengandung 38 mg vitamin C. Hal ini dipercaya dapat membantu menjaga kekebalan tubuh selama kehamilan.

Selain itu, jeruk bali memiliki senyawa antioksidan seperti flavonoid yang juga membantu dalam mendukung kekebalan tubuh.

11. Diabetes dan gula

Diabetes gestasional sering dikaitkan dengan peningkatan berat badan lahir pada bayi dan komplikasi persalinan lainnya. Jeruk bali memiliki indeks glikemik rendah dan beban glikemik rendah dan juga kaya akan antioksidan yang menjadikannya pilihan ideal untuk mengelola diabetes gestasional.

Sebuah studi klinis menunjukkan bahwa jus jeruk bali segar tidak hanya meningkatkan resistensi insulin tetapi juga dapat membantu dalam manajemen berat badan. Dengan demikian, jeruk bali dapat dianggap efektif dalam mengelola kadar glukosa.

Namun, keamanan dan kemanjurannya selama kehamilan tidak diketahui. Meskipun mengonsumsi jeruk bali terbukti bermanfaat selama kehamilan, ada batasan tertentu yang harus Anda ketahui.
Risiko Terlalu Banyak Makan Grapefruit Selama Kehamilan.

Meskipun jeruk bali rendah fruktosa, konsumsinya yang berlebihan dapat berbahaya bagi plasenta dan mengganggu pertumbuhan janin.

Beberapa Penyakit yang Tidak Dianjurkan Makan Jeruk Bali Ibu Hamil

Beberapa Penyakit yang Tidak Dianjurkan Makan Jeruk Bali Ibu Hamil
Beberapa Penyakit yang Tidak Dianjurkan Makan Jeruk Bali Ibu Hamil

Makan jeruk bali tidak dianjurkan jika Anda memiliki penyakit seperti di bawah ini:

  1. Penyakit ginjal atau hati

  2. Tukak lambung atau duodenum

  3. Sistitis

  4. Riwayat alergi

Jeruk bali tidak boleh dimakan dengan perut kosong atau dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu. Bahkan sebaliknya, penting untuk mengatur jumlah grapefruit yang Anda makan setiap hari.

Berapa Banyak Jeruk Bali yang Aman Dikonsumsi Selama Kehamilan?

Berapa Banyak Jeruk Bali yang Aman Dikonsumsi Selama Kehamilan?
Berapa Banyak Jeruk Bali yang Aman Dikonsumsi Selama Kehamilan?

Melansir dari momjunction, tidak ada batasan aman asupan untuk grapefruit mentah, terutama selama kehamilan. Total asupan buah yang dianjurkan per hari selama kehamilan adalah 2-4 porsi.

Oleh karena itu, dengan mengingat prinsip moderasi dan variasi, Anda dapat mengonsumsi setidaknya satu porsi jeruk bali sehari.

Cara Aman untuk Memasukkan Jeruk Bali Dalam Diet Kehamilan

Cara Aman untuk Memasukkan Jeruk Bali Dalam Diet Kehamilan
Cara Aman untuk Memasukkan Jeruk Bali Dalam Diet Kehamilan

1. Jus segar, smoothie atau salad buah atau yogurt dengan topping jeruk bali

2. Mocktail sehat yang dibuat dengan kombinasi jeruk bali dengan buah-buahan lain pilihan Anda

3. Teh, kulit buahnya dapat diseduh untuk membuat minuman peremajaan yang membantu melawan mual.

Beberapa resep jeruk bali yang bermanfaat untuk ibu hamil

Beberapa resep jeruk bali yang bermanfaat untuk ibu hamil
Beberapa resep jeruk bali yang bermanfaat untuk ibu hamil

1. Grapefruit dan salad buah persik

Bahan resep yang disediakan:

  • 1 jeruk bali besar
  • 2 buah persik besar, matang
  • 1 sdm agave nektar
  • Sdt air bunga jeruk
  • 10 lembar daun mint, segar
  • 50 gr kacang pistachio, cincang halus

Cara membuatnya:

  1. Campurkan agave nektar dan air bunga jeruk dalam mangkuk kecil.
  2. Buang kulit dan empulur grapefruit dan potong menjadi irisan.
  3. Iris buah persik dan buang empulurnya.
  4. Campur semua ini dalam mangkuk.
  5. Tambahkan mint dan taburi pistachio cincang sebelum menyajikan salad.

– Waktu persiapan 5 menit
– 2 Porsi

2. Smoothie hijau jeruk bali

Bahan resep yang disediakan:

  • 1 jeruk bali, kupas dan buang bijinya
  • 1 apel manis, kupas dan buang bijinya
  • 2 cangkir bayam
  • 1 pisang besar, matang
  • 1-2 cangkir susu almond tanpa pemanis, jus jeruk, dan air
  • 2-3 es batu
  • 1/2 sdt jahe segar, kupas dan cincang (opsional)

Cara membuatnya:

  • Tambahkan semua bahan ke dalam blender.
  • Blender sampai Anda mendapatkan konsistensi yang halus dan lembut.
  • Tambahkan lebih banyak cairan atau es jika terlalu kental. Tambahkan apel atau pisang untuk mempermanis.

– Waktu persiapan 10 menit
– 2 Porsi

Jika Anda masih memiliki kekhawatiran tentang konsumsi jeruk bali, tanyakan kepada dokter Anda sebelum memasukkannya ke dalam makanan Anda.

  • Bagikan