Wafat karena Covid, Lurah Angga Sempat Kasih Makanan saat Walkot Jaktim Isoman di Rumah

  • Bagikan


cakrawala sulsel – Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengenang kebaikan dari Lurah Pondok Bambu Angga Sastra Amidjaya yang tutup usia karena terpapar Covid-19. Anwar mengaku saat menjalani isolasi mandiri, pernah diberikan makanan oleh almarhum. 

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Anwar saat memimpin pelepasan jenazah Lurah Pondok Bambu Angga di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (5/8/2021). Angga meninggal dunia akibat Covid-19 setelah sempat menjalani perawatan RS Duren Sawit, Rabu malam. 

“Saya mengucapkan inalillahi wa innailaihi roji’un. Kita kehilangan salah satu putra terbaik di Jakarta Timur, Lurah Pondok Bambu, Angga. Beliau sangat tangguh, sangat baik, sangat bertanggung jawab terhadap pekerjaan,” kata Anwar.

Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar saat memimpin pelepasan jenazah Lurah Pondok Bambu Angga Sastra Amidjaya di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (5/8/2021). [ANTARA/Yogi Rachman]
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar saat memimpin pelepasan jenazah Lurah Pondok Bambu Angga Sastra Amidjaya di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (5/8/2021). [ANTARA/Yogi Rachman]

M. Anwar mengenang Angga Sastra Amidjaya sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap pekerjaannya sebagai Lurah, terutama dalam mencegah penyebaran kasus COVID-19 di wilayah Pondok Bambu.

Baca Juga:
Xiumin EXO Dikonfirmasi Positif Covid-19

“Tidak pernah beliau menolak perintah dan tidak mengindahkan pekerjaan. Beliau selalu senang dan tidak pernah mengeluarkan kata-kata tak baik kepada sahabat,” ujar M. Anwar.

Dia juga teringat sosok Angga yang menyempatkan diri untuk membantu kebutuhan dirinya saat tengah melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

“Saya teringat dua pekan lalu, saya isoman di rumah, beliau datang antar makanan ke saya. Dia bilang, bapak mau makan apa lagi? Nanti saya antar,” tutur Anwar.

Sebelumnya Lurah Pondok Bambu Angga Sastra Amidjaya menjalani perawatan akibat terpapar COVID-19 di RS Duren Sawit, Jakarta Timur.

Namun setelah dua hari dirawat, lelaki kelahiran Jakarta, 24 Februari 1984 ini atau dalam usia 37 tahun, menghembuskan nafas terakhir.

Baca Juga:
Mau Donor Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid, Naik Ojol Aja Dijamin Gratis!

Rencananya jenazah mendiang Lurah Pondok Bambu akan dimakamkan di TPU Utan Kayu.





Source link

  • Bagikan