Kaki Bengkak saat Hamil? Lakukan Cara Ini untuk Mengatasinya

  • Bagikan
Kaki bengkak saat hamil atau edema adalah salah satu efek samping kehamilan yang umum
Kaki bengkak saat hamil atau edema adalah salah satu efek samping kehamilan yang umum

cakrawala sulsel – Kaki bengkak saat hamil atau edema adalah salah satu efek samping kehamilan yang umum. Meskipun demikian, sebagian wanita merasa tidak nyaman dan merasa tidak enak dipandang.

Kaki bengkak selama kehamilan, karena tubuh Anda tergantung pada kelebihan cairan, terutama di tangan dan kaki. Meskipun dapat terjadi pada siapa saja kapan saja karena berbagai alasan, edema sangat umum terjadi pada wanita hamil.

Baca Juga: 5 Gangguan Tidur Selama Kehamilan dan Cara Mengatasinya

Apa penyebab kaki bengkak saat hamil?

Edema adalah reaksi normal terhadap peradangan yang disebabkan oleh kehamilan. Saat Anda hamil, volume darah dan cairan tubuh Anda meningkat 50%.

Kelebihan cairan ini memastikan bayi memiliki apa yang dia butuhkan saat dia membutuhkannya. Selain kaki, pembengkakan bisa terjadi di bagian pergelangan kaki, betis, tangan, dan wajah.

Ginjal Anda mengatur cairan dalam tubuh Anda. Jika cuaca sangat panas atau Anda mengalami dehidrasi, ginjal Anda bereaksi dengan memberi tahu tubuh Anda untuk menyimpan kelebihan cairan jika diperlukan.

Lalu apa yang bisa dilakukan saat kaki bengkak selama kehamilan?

Ada sejumlah pilihan gaya hidup yang dapat membantu mengatasi kaki bengkak saat hamil.

1. Jangan duduk atau berdiri terlalu lama

Ini mungkin rumit jika Anda bekerja di kantor, tetapi sering mengubah posisi dapat sangat membantu meringankan edema pada kehamilan. Meja treadmill adalah solusi yang bagus, tetapi jika Anda tidak bisa mendapatkannya, Anda dapat mencoba meja berdiri, atau duduk sebentar dan sering menjauh dari meja untuk mendapatkan sirkulasi yang mengalir.

2. Gunakan gravitasi untuk keuntungan Anda

Jika Anda mengalami kaki bengkak selama kehamilan, salah satu cara yang bagus untuk meredakan pembengkakan adalah dengan sering mengangkat kaki. Saat Anda bersantai di rumah, cobalah untuk menjaga kaki Anda di atas hati Anda.

3. Minum lebih banyak air

Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi minum lebih banyak air sebenarnya akan membantu Anda membuang kelebihan cairan. Ketika tubuh Anda mengalami dehidrasi, ginjal Anda berpikir bahwa mereka perlu menahan air sebanyak mungkin karena tampaknya tidak cukup. Memberi tubuh Anda cairan yang dibutuhkan akan mengingatkan ginjal Anda bahwa itu bisa membuang kelebihannya.

Baca Juga: 9 Manfaat Kesehatan Selama Kehamilan Jika Rutin Makan Ragi

4. Minum lebih sedikit kafein

Kafein adalah diuretik, yang berarti meningkatkan jumlah cairan yang Anda keluarkan melalui urin. Namun, itu juga menyebabkan dehidrasi, yang membuat ginjal Anda menahan lebih banyak cairan.

Cobalah untuk mengurangi jumlah kafein yang Anda konsumsi setiap hari yang merupakan saran yang baik untuk kehamilan dan ketika Anda minum kafein, pastikan untuk minum banyak air juga.

5. Seimbangkan elektrolit Anda

Garam sangat penting untuk tetap terhidrasi dengan baik. Pastikan untuk mendapatkan banyak garam laut yang sehat dalam diet Anda. Itu berarti menjauhi garam meja dan makanan olahan, dan alih-alih makan  makanan asli yang dibumbui dengan garam laut berkualitas tinggi.

Selain garam (natrium), ada 3 elektrolit utama lainnya (kalium, magnesium, dan kalsium) yang diperlukan untuk membuat Anda cukup terhidrasi. Sangat penting untuk menjaga elektrolit ini dalam keseimbangan yang tepat.

Misalnya, terlalu banyak garam tanpa cukup kalium dapat menyebabkan masalah jantung. Itu sebabnya menyeimbangkan elektrolit biasanya lebih penting daripada hanya menambahkan garam ke dalam makanan Anda.

Anda bisa mendapatkan elektrolit ini dalam bentuk suplemen cair ini dalam bentuk bubuk atau dari makanan. Cobalah minuman elektrolit ini atau minum air kelapa dengan sedikit garam laut.

6. Berolahraga secara teratur

Meskipun olahraga dapat menyebabkan beberapa edema (pernahkah Anda memperhatikan tangan Anda bengkak setelah berolahraga?), manfaatnya jauh lebih besar. Olahraga teratur mengoptimalkan sistem peredaran darah sehingga kelebihan air tidak menggenang di kaki atau tangan.

Baca Juga: Mau Tidur Lebih Baik Selama Kehamilan? Lakukan Cara Ini

7. Optimalkan diet Anda

Selain diet kehamilan yang sehat, edema bisa mendapat manfaat dari diet tinggi protein dan tinggi garam, yang dikenal sebagai diet Brewer. (Saya tahu, tampaknya berlawanan dengan intuisi!) Protein dalam darah bertindak sebagai spons untuk menahan air di dalam pembuluh darah.

Ketika tidak ada cukup protein, cairan bocor keluar dari pembuluh darah dan masuk ke jaringan sekitarnya. Kita tahu bahwa garam penting dalam menjaga cairan dalam darah daripada di jaringan, jadi kombinasi keduanya adalah cara terbaik untuk mengatasi pembengkakan kaki selama kehamilan.

8. Cobalah cuka sari apel

Campurkan satu sendok makan cuka sari apel dengan satu atau dua cangkir air, dan minum dua kali sehari. ACV tinggi potasium, yang dapat membantu menyeimbangkan elektrolit Anda.

9. Gunakan minyak magnesium atau mandi garam

Semprotkan lengan dan kaki bagian dalam Anda dengan semprotan minyak magnesium ini sesuai petunjuk label (sekali lagi, tanyakan kepada dokter sebelum menggunakannya.) Tempatkan secangkir serpihan magnesium ke dalam air mandi Anda.

Magnesium paling baik diserap melalui kulit, jadi ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kadar magnesium Anda.

10. Gunakan sikat kulit

Sikat kulit ini mendukung sistem peredaran darah yang dapat membantu meringankan kasus edema ringan. Mulailah dari kaki dan sikat ke atas menuju jantung. Anda kemudian dapat mulai menyikat tangan dan menyikat ke atas menuju jantung.

Ini akan membantu memindahkan cairan ke seluruh sistem getah bening dan mendukung sirkulasi darah. Lakukan penyikatan kulit ini dua kali sehari.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Pil KB Mungkin Gagal dan Beberapa Tanda Awal Kehamilan

11. Pergi berenang

Sama seperti air yang membantu kelahiran, air juga dapat membantu meringankan tarikan gravitasi pada cairan dalam tubuh Anda.

(cs)

  • Bagikan