Benarkah Rekaman TKA China Pesta Miras Di Masa Pandemi?

  • Bagikan



cakrawala sulsel – Beredar informasi di media sosial Facebook memberitakan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang sedang pesta minuman keras di masa pandemi.

Berikut narasi yang beredar:

 “Sulawesi Jeneponto. Pesta miras TKA CHINA di restoran pd hari Jum’at kemarin. Pemuda Jeneponto merazia tanpa melibatkan TNI polisi pol pp. Aparat petugas keamanan negara ternyata hy menjaga aman nyaman TKA CHINA pesta pora. Aparat mengejar merazia pedagang kecil menutup Masjid dan akses jalan.” (keterangan unggahan)

Di dalam video:

Baca Juga:
Empat Wilayah di Sumsel Perpanjang PPKM hingga 8 Agustus 2021

“Masjid kau Jaga pakai senjata laras panjang seolah yang mau ke masjid kau anggap penjahat,TKA Cina Mabok-mabok kau cengegesan, Pribumi kau injak-injak TKA cina kau istimewakan!!!
PESTA MIRAS TKA CINA DI MASA PANDEMI
Wajib diberi “PELAJARAN” para TKA cina pesta miras menjelang ibadah jumat disalahsatu cafe di Jeneponto, dibubarkan oleh para pemuda setempat.
Wahai para DKM lihatlah!! Kalian tutup masjid sehingga rakyat tidak melakukan shalat Jumat, itu suatu kezaliman, apa bedanya kalian dengan mereka yang mengadakan pesta miras dikala kami harus ibadah ke masjid. tapi kalian larang dan tutup masjid.? kemana wapres yang katanya Ulama’ itu? Apa dia sudah jadi Mantan Ulama”?”

Lalu benarkah klaim tersebut?

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id — jaringan Media cakrawala sulsel, sumber membagikan video yang sudah beredar sebelumnya pada tahun 2017.

Video tersebut ditambahkan dengan narasi yang menghubungkan masa Pandemi dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini.

Salah satu sumber yang membagikan video tersebut pada tanggal 21 Juli 2017, yakni akun “Iding Maronta Daeng Matua” ke grup “INFO KEJADIAN KOTA MAKASSAR (INKAM)”.

Baca Juga:
LIVE: Dialog dan Sosialisasi GBBI Bersama Satgas Covid-19 Nasional

Berikut keterangan unggahan: “Pesta miras TKA Cina menjelang ibadah jumat disalah satu cafe di Jeneponto, mendapat sorotan para pemuda setempat dgn membubarkan pesta tersebut”,

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta cakrawala sulsel. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi cakrawala sulsel, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@cakrawala sulsel.





Source link

  • Bagikan