Renungan untuk Istri, Berbakti Terhadap Suami Jalan Menuju Ahli Surga

  • Bagikan
Renungan untuk Istri, Berbakti Terhadap Suami Jalan Menuju Ahli Surga
Renungan untuk Istri, Berbakti Terhadap Suami Jalan Menuju Ahli Surga

CakrawalaSulsel – Berbakti terhadap suami menjadi salah satu jalan bagi seorang wanita agar menjadi istri ahli surga. Kewajiban istri untuk taat pada suami paling utama.

Suami dalam Islam atas istrinya terbilang tinggi kedudukannya. Olehnya itu, istri diwajibkan selalu taat dan berbakti terhadap suami agar dapat memperoleh surganya Allah.

Namun sayangnya, banyak wanita saat ini tak mengindahkan kewajibannya menjadi seorang istri. Banyak juga istri yang merasa kedudukannya lebih tinggi dibanding suaminya. Maka keegoisan itulah yang menguatkan dirinya untuk menyadari betapa pentingnya untuk berbakti terhadap suami.

Baca Juga: Kewajiban Suami Memperlakukan Istri dengan Baik

Begitu banyak yang menyepelehkan kewajiban ini dan tidak sedikit wanita yang menyadari akan kedudukannya sebagai seorang istri.

Rasulullah Saw bahkan menegaskan bahwa sikap istri yang akan menentukan dimana kelak ia ditempatkan, apakah di surga atau neraka.

“Perhatikanlah posisimu terhadapnya. Sesungguhnya yang menentukan surga dan nerakamu terdapat pada (sikapmu terhadap) suamimu.” (HR. Ahmad: 18233)

Begitu tingginya kedudukan suami dalam Islam atas istrinya, segingga Rasulullah bahkan mengungkapkan, andai saja ia boleh memerintahkan kepada seseorang untuk sujud, maka ia akan perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.

Baca Juga: 3 Kewajiban Istri Terhadap Suami dalam Islam yang Perlu Diketahui

“Sekiranya aku boleh memerintahkan seseorang sujud kepada orang lain, maka akan aku perintahkan seorang isteri sujud kepada suaminya. Sekiranya seorang suami memerintahkan isterinya untuk pindah dari gunung ahmar menuju gunjung aswad, atau dari gunung aswad menuju gunung ahmar, maka ia wajib untuk melakukannya.” (HR. Ibnu Majah)

Sebenarnya, mudah saja bagi wanita untuk menjadi ahli surga. Melansir dari infoyunik.com, ‘Abdurrahman bin ‘Auf, ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Kewajiban untuk menjalankan perintah Allah SWT tetap menjadi yang utama. Ketika dirinya sudah shalihah, maka akan sangat mudah baginya menuruti suaminya.

Baca Juga: 3 Penyebanya Mengapa Ikhlas Itu Sulit Dilakukan

Hadist lainnya yang juga menjelaskan hal serupa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya:

“Wanita yang bagaimana yang paling baik?” Beliau menjawab: Jika dipandang (suami) ia menyenangkan, jika diperintah ia taat, dan ia tidak menyelisihi suaminya dalam perkara-perkara yang dibencinya, baik dalam diri maupu harta” (HR. Ahmad)

Dari hadist di atas terlihat sangat mudah sekali mendapatkan surga. Namun benarkan faktanya demikian?

Berapa banyak wanita yang memulai hari dengan cemberut dan membuat suami tidak senang?

Yang dandanan di hadapan suami sangat biasa saja, sedangkan ketika kondangan berdandan begitu istimewa.

Bagaimana sikap para istri ketika suaminya minta diambilkan minum, handuk dan lain sebagainya. Apakah langsung dilaksanakan atau disertai dengan omelan?

Itu adalah contoh kecil yang mudah namun sulit dilaksanakan.

Surga itu mahal. Mendapatkannya tidak akan semudah yang dibayangkan. Meskipun kedengarannya gampang untuk memperoleh surga bagi seorang istri, namun realitanya cukup sulit.

Apalagi ketika pekerjaan rumah tangga berbenturan dengan kebutuhan suami. Belum lagi, ada anak yang masih harus diurusi. Semua merasa terabaikan. Namun bukan berarti istri harus berhenti belajar. Kehidupan sejatinya adalah proses untuk berubah menjadi yang lebih baik

Ciri lainnya juga pernah dijelaskan oleh Rasulullah Dari Abdullah bin Abbas r.a, Rasulullah Saw bersabda :

“Maukah kuberitahukan kepada kalian tentang istri-istri kalian yang termasuk penghuni surga? yaitu perempuan yang mecintai suaminya, mempunyai banyak anak, dan selalu meminta maaf kepada suaminya. Jika ia menyakiti atau disakiti, ia segera mendatangi suaminya dan memegang tangannya, lalu berkata : Demi Allah, aku tidak akan tidur sebelum engkau ridha kepadaku.” (HR Al-Nasa’i).

Baca Juga: Ini Doa Rasulullah Setelah Sholat Dhuha yang Perlu Diketahui

Rasa cinta setelah menjalani rumah tangga ada pasang surutnya. Tidak semua istri mampu konsisten terhadap rasa tersebut tanpa dipupuk.

Dari hadist diatas dijelaskan bahwa salah satu ciri istri yang akan menjadi penghuni tempat terindah adalah perempuan yang mecintai suaminya. Jika sudah mencintainya, biasanya wanita akan taat dan berbakti.

Dijelaskan pula jika wanita ahli surga salah satu cirinya adalah meminta maaf kepada suaminya baik dia salah maupun tidak. Hal ini tentu sulit sekali bukan? Namun mengapa demikian? Perlu diketahui jika laki-laki karakternya gengsinya tinggi, dia tidak akan meminta maaf duluan kepada istrinya meskipun salah.

Cobalah ketika suami atau istri yang berbuat salah, lalu ia segera mendatangi suaminya dan memegang tangannya, lalu berkata : Demi Allah, aku tidak akan tidur sebelum engkau ridha kepadaku, bisa dipastikan jika suami akan berkata, “tidak, aku yang salah. ”

Itulah mengapa syariat datang memandu untuk mengambil hati pasangan. Penjelasan diatas tentu perlu kesabaran untuk dilaksanakan oleh para istri. Percayalah bahwa buah kesabaran ini nantinya adalah surga yang sudah dijanjikan.

  • Bagikan