3 Penyebanya Mengapa Ikhlas Itu Sulit Dilakukan

  • Bagikan
3 Penyebanya Mengapa Ikhlas Itu Sulit Dilakukan
3 Penyebanya Mengapa Ikhlas Itu Sulit Dilakukan

CakrawalaSulsel – Manusia saat melakukan sesuatu tentunya harus dilandasi dengan niat yang ikhlas. Begitu juga dalam beribadah, manusia harus melakukannya dengan niat yang ikhlas. Namun, seringkali manusia sulit untuk ikhlas ketika melakukan suatu amalan ibadah.

Di antara penyebab yang mengakibatkan manusia sulit untuk berniat ikhlas karena Allah SWT, yaitu sebagai berikut:

1. Karena Manusia Menyukai Pujian

Pujian adalah sesuatu yang sangat disenangi oleh manusia. Namun, dibalik itu pujian dapat menjerumuskan seseorang ke dalam suatu perbuatan yang tercela.

Ya itulah sikap manusia yang sangat senang ketika mendapatkan pujian dari orang lain ketika manusia melakukan suatu amal perbuatan atau apa pun itu kalau orang lain memujinya maka hatinya akan berbunga-bunga, dia akan sangat senang karena mendapatkan pujian.

Dan pujian ini adalah penyebab Ikhlas itu terasa berat untuk dilakukan. Karena pujian sangat ini erat kaitannya dengan sikap-sikap tercela.

Misalnya saja dengan lawannya ikhlas yakni riya. Riya ialah  suatu perilaku memperlihatkan amalan di hadapan orang lain supaya mendapatkan pujian dari orang yang melihatnya.

Ada juga perilaku  sum’ah, sum’ah ini termasuk perilaku yang tercela dimana seseorang itu akan memperdengarkan amal ibadah agar orang lain tahu akan ibadah yang dilakukannya dan supaya orang lain memuji nya. Inilah yang menjadi masalah kenapa kita sulit dan merasa berat untuk berniat ikhlas karena Allah SWT, ya karena pujian.

Baca Juga: Tuntunan Sholat Istikharah Lengkap Niat dan Doanya

2. Tamak atau Serakah

Kenapa berniat ikhlas ketika melakukan suatu amal ibadah atau amal sholeh yang lain yaitu terasa sulit dan berat? Karena manusia pada tabiatnya itu serakah atau tamak atau suka banget terhadap dunia.

Bahkan terkadang tak sedikit orang yang terlena oleh kenikmatan di dunia. Padahal kenikmatan di dunia itu bersifat semu artinya kenikmatan yang ada di dunia ini semuanya hanya sementara karena dunia ini tidak kekal. Dunia akan ada akhirnya, dan dunia ini akan mengalami kehancuran yang disebut dengan peristiwa hari kiamat. Yaitu hancurnya seluruh alam beserta isinya.

Dalam Quran Surat Al Fajr ayat 20. Allah SWT berfirman:

“Dan kalian cinta sekali dengan harta dunia dengan kecintaan yang luar biasa.”

Ini yang bisa menyelewengkan kita kepada ketidakikhlasan ketika kita mengharapkan dunia ataupun jabatan dari amal ibadah, maka kita ini akan merasa susah untuk ikhlas dalam melakukan suatu amalan karena penyebabnya adalah kecintaan kita kepada dunia yang begitu luar biasa.

3. Karena Manusia Tidak Suka Dicela

Seperti pada poin pertama manusia sangat suka terhadap pujian dari orang lain terhadap apa yang dia lakukan. Ketika manusia menyukai pujian maka tentunya manusia tidak suka dicela oleh orang lain.

Misalnya saja kita akan terus berusaha untuk beribadah dengan tujuan agar kita tidak dibully oleh orang lain, tidak dicela oleh orang lain, dan tidak dicaci orang lain. Akhirnya manusia melakukan suatu amalan itu karena manusia, bukan karena Allah SWT.

(sc)

  • Bagikan