Plt Ketua TP PKK Sulsel Paparkan Program untuk Kemajuan Indonesia

  • Bagikan
Plt Ketua TP PKK Sulsel Paparkan Program untuk Kemajuan Indonesia
Plt Ketua TP PKK Sulsel Paparkan Program untuk Kemajuan Indonesia

Makassar, CakrawalaSulsel – Plt Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, memaparkan sejumlah program PKK Sulsel, pada pelaksanaan pembukaan Hari Kesatuan Gerak PKK dan Rapat Kerja Daerah PKK Tingkat Provinsi Sulsel Tahun 2021.

Naoemi mengungkapkan, PKK Sulsel berupaya untuk ikut andil dalam kemajuan Indonesia melalui program-programnya.

“Termasuk mendorong kemampuan masyarakat memperoleh berbagai layanan publik. Seperti pendidikan, kesehatan, perbankan, dan sebagainya,” ungkapnya, di Hotel Four Points Makassar, Rabu (2/6/21).

Baca Juga: HKG ke-49, Ketua TP PKK Sinjai Promosikan Hasil Produksi Masyarakat Sinjai

Untuk mengakses layanan tersebut, tentu membutuhkan kelengkapan dokumen. Menurutnya, saat pelaksanaan Rakernas PKK, program KISAK ini menjadi rekomendasi.

“Dan Sulsel menjadi pelopor, provinsi pertama yang menindaklanjuti hasil Rakernas ini,” katanya.

Melalui program KISAK ini, Naoemi menyatakan, PKK Provinsi Sulsel dan Kabupaten Kota, akan bersinergi, bersama-sama menyadarkan masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan, sehingga dapat mengakses pelayanan publik. Mulai dari Akte Kelahiran hingga KTP, sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2021 Resmi Diundur, BKPSDM Luwu Utara Imbau Calon Peserta Persiapkan Diri

Selanjutnya, kata Naoemi, PKK Sulsel berupaya menjadikan keluarga sebagai pelopor perubahan untuk penanganan stunting, angka kematian ibu hamil, dan angka kematian bayi. Namun untuk mewujudkan hal ini, semua harus bersinergi dan bergerak bersama.

“Sejauh ini belum ada data yang akurat mengenai angka kematian ibu dan bayi. Kita akan perbaiki sama-sama. Ke depan ada wacana, bagaimana jika data tersebut wajib ditembuskan ke PKK, agar bisa lebih diperhatikan,” ungkap Naoemi.

Terkait penanganan stunting, PKK Sulsel sudah membentuk tim stunting yang akan turun ke kabupaten kota, menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Dokter Spesialis Obgyn.

Baca Juga: 80 CPNS Luwu Utara Ikut Pelatihan Dasar, Bupati Indah Harap Karakter ASN Terapkan Nilai Nasionalisme

“Dalam pelaksanaan programnya, PKK Sulsel juga menitikberatkan pada lingkungan hidup, dimana PKK aktif melakukan penghijauan,” bebernya.

Selain itu, PKK Sulsel juga turut andil dalam penanganan Covid-19. Naoemi mengungkapkan, PKK Sulsel aktif melakukan sosialisasi, apalagi masih banyak warga yang tidak memakai masker dan enggan mengikuti program vaksinasi.

“Bagaimana peningkatan ekonomi selama pandemi Covid-19, PKK melakukan program inovasi agar perempuan bisa diberdayakan. Mulai dari memanfaatkan lahan pekarangan, hingga pelatihan untuk perempuan,” jelasnya.

“Ke depannya, PKK akan menjadi organisasi mandiri. Tidak hanya sekedar mengandalkan OPD, tetapi juga pihak swasta dan BUMN,” tambahnya. (*)

  • Bagikan