BNN Sulsel Ungkap Kasus Peredaran Narkoba dan Home Industri Clandestine Lab

  • Bagikan
BNN Sulsel Ungkap Kasus Peredaran Narkoba dan Home Industri Clandestine Lab
BNN Sulsel Ungkap Kasus Peredaran Narkoba dan Home Industri Clandestine Lab

Makassar, CakrawalaSulsel – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Selatan melaksanakan Press Release Ungkap Kasus Peredaran Narkoba dan Home Industri Clandestine Lab Narkotika Jenis Sintetis, di Lobby Kantor BNNP Sulsel, Jalan Manunggal 22, Kel. Maccini Sombala, Kec. Tamalate, Kota Makassar, Jumat (28/5/21).

Pengungkapan kasus peredaran narkotika itu merupakan hasil kerjasama BNNP Sulsel dengan Bea Cukai Sulbagsel, Bea Cukai Makassar serta KPPBC Kotamadya Pare Pare.

Kepala BNN Sulsel, Brigjen Pol. Drs. Ghiri Prawijaya, menjelaskan, pengungkapan kasus narkotika jenis sabu seberat 11 Kilogram ditemukan di 4 Lokasi berbeda yaitu Tana Toraja, Pare-pare, Sidrap dan Wajo.

“Tersangka keseluruhan sebanyak 7 orang,” katanya.

Baca Juga: Hadiri Peresmian Layanan IBM, Danny Pomanto Apresiasi Kepala BNN Sulsel

Lanjut Kepala BNN Sulsel menyebutkan, pengungkapan kasus Home Industri Clandestine Lab Narkotika Jenis Ganja Sintetis dengan barang bukti Bibit ganja seberat 30 gram, yang sudah di produksi sebanyak 3.070 gram (3 Kilogram) Ganja Sintetis, serta alat alat produksi Ganja Sintetis dan telah diamankan sebanyak 4 orang tersangka.

“Pengungkapan kasus tersebut hasil dari sinergitas antara BNNP Sulsel dan Bea Cukai Sulbagsel beserta jajaran dalam menangkal masuknya peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Selatan serta meningkatkan status operasi gencar narkoba dan bersama sama menggelorakan War On Drugs di wilayah Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Baca Juga: Penertiban Pengatur Lalu Lintas, Kepala BNN Sulsel Tegaskan Tidak Memberi Uang Kepada Pak Ogah

Kegiatan itu dalam rangka PRA Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021, yang dihadiri oleh Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Drs. Ghiri Prawijaya, M.Th, Kabid Pemberantasan BNNP Sulsel Kombes Pol. Agustinus Sollu, SH.SS.M.Si, Wadirresnarkoba Polda Sulsel AKBP Yohannes Richard, Perwakilan Bea Cukai Sulbagsel Arie Papiano, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Hafidz Rahardiansyah, Kepala KPPBC Makassar Eva Arifah Aliyah serta para tamu udangan lainnya. (*)

  • Bagikan