Layanan Eazy Paspor Kembali Hadir di Kantor Camat Nuha, Sorowako

  • Bagikan
Layanan Eazy Paspor Kembali Hadir di Kantor Camat Nuha, Sorowako
Layanan Eazy Paspor Kembali Hadir di Kantor Camat Nuha, Sorowako

Makassar, CakrawalaSulsel – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas III Non TPI Palopo, kembali melakukan layanan Eazy Paspor di wilayah Kecamatan Nuha Sorowako, Kabupaten Luwu Timur. layanan Eazy Paspor kali ini ditujukan bagi masyarakat Sorowako, Pegawai PT Vale, Pegawai Kecamatan Nuha, serta Guru di wilayah Sorowako.

Kepala Divisi (Kadiv) Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulsel Dodi Karnida, mengatakan hadirnya kegiatan Eazy Paspor ini membawa angin segar bagi masyarakat di Kecamatan Nuha wilayah Sorowako, Malili dan sekitarnya, sebab masyarakat tidak perlu mengajukan permohonan ke kantor Imigrasi Palopo dengan jarak 227 Km dari Sorowako atau 5 jam perjalanan darat.

“Pelaksanaan ini sudah yang ketiga kalinya di tempat yang sama berkat kolaborasi yang baik dengan Camat Nuha dan PT Vale,” ungkap Dodi.

Baca Juga: Awal Juni 2021, Imigrasi Parepare Bakal Terapkan Pelayanan Paspor Pola Jemput Bola

Sementara itu, Kepala Kanim Palopo Benyamin K. P. Harahap mengungkapkan, Petugas Imigrasi Palopo datang langsung melayani permohonan paspor di tempat yang telah ditentukan yaitu di Kantor Camat Nuha dengan tujuan memudahkan pemohon melakukan permohoanan paspor dalam rangka efisiensi waktu, jarak dan biaya.

“Kegiatan Eazy Paspor ini dilaksanakan di aula Kantor Camat dan melayani sekitar 62 orang pemohon paspor. Para pemohon berasal dari masyarakat sekitar, pegawai PT Vale,  pegawai Kecamatan Nuha, serta Guru di wilayah Sorowako dan sekitarnya,” kata Benyamin.

Saat ini, yang sudah mendaftar sebanyak 65 orang, guru-guru SD Nikel untuk kepentingan Umroh sedangkan pegawai PT Vale untuk wisata ke negara lain.

Baca Juga: Eazy Paspor Kanim Parepare Direspon Positif Masyarakat Pinrang

Hasil wawancara dengan pemohon atas nama Ledy Linda Manggau (26 th) yang merupakan karyawan PT Vale bagian Mining Engineer mengajukan permohonan paspor baru untuk kepentingan wisata. Farismi Yusuf (52 thn) seorang Guru SD Nikkel  kelahiran Luwu Utara mengajukan permohonan paspor untuk persiapan umrah. Sedangkan pemohon atas nama David Layuk (36 thn) seorang kontraktor PT Vale mengajukan permohonan penggantian paspor untuk persiapan wisata.

“Para pemohon  menyatakan  sangat senang dan merasa terbantu dengan adanya layanan eazy paspor yang diadakan oleh Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Palopo.  Harapan para pemohon agar program eazy paspor dipertahankan dan dilakukan secara berkesinambungan untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi pemohon yang tinggal di  wilayah yang jauh jaraknya dari kantor Imigrasi terdekat,” ujar Kakanim Palopo, Benyamin.

Kegiatan Eazy paspor ini telah menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh pemerintah. (*)

  • Bagikan