Rudenim Makassar Kembali Deportasi Tiga WN Srilangka

  • Bagikan
Rudenim Makassar Kembali Deportasi Tiga WN Srilangka
Rudenim Makassar Kembali Deportasi Tiga WN Srilangka

Makassar, CakrawalaSulsel – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar mengusir tiga pria Warga Negara Srilangka, pada Jumat, 21 Mei 2021. Mereka sebelumnya didapati berada di salah satu hotel di Kota Maros.

Kepala Rudenim Makassar, Alimuddin mengatakan, ketiga orang asing asal Srilangka tersebut sebelumnya adalah pemegang status “asylum seeker”.

“Mereka baru mengajukan status pengungsi dan memperoleh surat pertimbangan untuk memperoleh status pengungsi yang diterbitkan oleh UNHCR,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Orang Pengungsi Asal Afganistan Diamankan Rudenim Makassar

Alimuddin mengatakan bahwa mereka salah mengartikan surat tersebut, mereka beranggapan dengan surat itu bebas untuk bepergian di wilayah Indonesia.

“Padahal surat tersebut hanyalah bukti bahwa mereka sementara dipertimbangkan oleh UNHCR untuk mendapatkan status pengungsi, dan dilindungi untuk tidak dipulangkan secara paksa karena kemanusiaan, bukan serta merta mereka bebas keliling Indonesia, ” ucap Karudenim Makassar.

Alimuddin menambahkan bahwa berdasarkan keterangan dari mereka, sebelum dari Maros dan Makassar, mereka telah mendatangi Medan dan Papua dengan tujuan wisata.

Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Sulsel Sambangi Rudenim Makassar, Temui 5 Deteni

Sehingga, pada tanggal 4 April lalu, akhirnya mereka diamankan oleh  pihak Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, setelah didapati berada di salah satu hotel di Kota Maros.

“Divisi Keimigrasian menyerahkan mereka ke Rudenim Makassar, selanjutnya kami lakukan koordinasi ke pimpinan, juga ke pihak UNHCR, akhirnya pada tanggal 5 Mei lalu, UNHCR mengeluarkan surat penarikan status pencari suaka terhadap mereka,” jelas Alimuddin.

Alimuddin menambahkan Karena kasus mereka telah ditutup oleh UNHCR, maka mereka bukan lagi “Asylum seeker”, sehingga Rudenim dapat melakukan pendeportasian.

Baca Juga: Bangun Zona Integritas, Kakanwil Harun Minta Rudenim Makassar Ciptakan Inovasi Layanan Masyarakat

Proses Deportasi

Dengan dikawal oleh enam orang petugas Rudenim Makassar, ketiga orang asing asal Srilangka inisial KR (30th), KS (25th), dan IYS (26th) berangkat dari Rudenim Makassar menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada hari Kamis (20/5).

Setelah menyelesaikan proses administrasi di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, mereka berangkat dengan menumpang maskapai Citylink QG 213 pada pukul 9.56 WITA dan tiba pada pukul 11.11 WIB di Bandara Soekarno Hatta.

Setiba di Bandara Soekarno Hatta, petugas Rudenim Makassar menitipkan ketiga orang Srilangka tersebut di Ruang Detensi Bandara Soekarno Hatta.

Kemudian, pada Jumat (21/5) dilakukan serah terima dengan petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta dan selanjutnya ketiga Warga Negara Srilangka tersebut meninggalkan Indonesia dengan menggunakan Maskapai Singapore Airlines SQ957 pada Pukul 11.15 WIB transit Singapura dan dilanjutkan menuju Colombo, Srilangka. (*)

  • Bagikan