Luwu Utara Raih Opini WTP Kesembilan, Bupati Indah Harap Dinamika Pemerintahan Makin Lebih Baik

  • Bagikan
Luwu Utara Raih Opini WTP Kesembilan, Bupati Indah Harap Dinamika Pemerintahan Makin Lebih Baik
Luwu Utara Raih Opini WTP Kesembilan, Bupati Indah Harap Dinamika Pemerintahan Makin Lebih Baik

Luwu Utara, CakrawalaSulsel – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020. Opini WTP 2020 ini adalah yang kesembilan kalinya diraih Luwu Utara, dan delapan kali secara konsekutif.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan Ketua DPRD Basir menerima hasil opini WTP di Aula La Galigo yang disampaikan secara virtual oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulsel, Wahyu Priyono, dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD TA 2020.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dalam sambutannya mengatakan, audit yang dilakukan BPK harus dipandang sebagai kebutuhan wajib bagi pemerintah daerah, sehingga penyelenggaraan pemerintahan di daerah dapat semakin lebih baik dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Tiga Inovasi Luwu Utara Coaching Proposal di Makassar untuk Persiapan KIPP Tingkat Nasional

“Hasil audit BPK ini, kita berharap dinamika penyelenggaraan pemerintahan bisa semakin lebih baik, khususnya dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah melalui APBD, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pengawasan dan pelaporan,” jelas Indah, Jumat (21/5/21).

Menurutnya, raihan opini WTP tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang terbangun dengan baik bersama DPRD dan stakeholder lainnya.

“Dengan diterimanya LHP ini, maka langkah selanjutnya adalah menyampaikan rencana Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 yang dibahas bersama pemerintah daerah sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah daerah,” imbuhnya.

Baca Juga: Workshop Ombudsman RI, Indah: Kita Semua Adalah Pengkritik yang Baik

Dalam kesempatan itu juga, Indah sapaan akrab Bupati Luwu Utara itu mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPK Perwakilan Sulsel beserta jajarannya atas kerjasama yang terus terjaga agar kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah dapat tercapai dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Selama proses audit sampai penyerahan hasil audit, apabila terdapat tanggapan, ucapan, dan tindakan yang kurang berkenan, kami bersama Pemda Luwu dan Pemda Maros, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” tutur Indah.

Dirinya berharap dukungan, bimbingan dan arahan dari BPK agar tindak lanjut hasil audit dapat segera diselesaikan tepat waktu.

Baca Juga: Bupati Indah: Keberadaan FKUB Jadi Wadah Dialog Pemuka Agama, Menampung Aspirasi Masyarakat

Sementara Kepala BPK Sulsel, Wahyu Priyono, menyebutkan, opini WTP yang diberikan adalah pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran laporan keuangan, dan bukan jaminan tidak adanya Fraud yang ditemukan atau adanya Fraud di kemudian hari.

“WTP ini kita berikan ketika daerah mampu menyelesaikan laporan keuangannya dengan baik,” jelas Wahyu Priyono.

Selain Luwu Utara, dua daerah lainnya, Kabupaten Luwu (6 kali) dan Kabupaten Maros (9), juga menerima raihan opini yang sama.

Sekadar diketahui, Pemda Luwu Utara meraih opini WTP pertama kali pada 2010. Kemudian kembali meraih prestasi tersebut secara beruntun sejak 2013 sampai 2020. Sebuah prestasi yang patut diapresiasi semua pihak.  Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Suaib Mansur, para Asisten serta beberapa Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemda Luwu Utara lainnya. (*)

  • Bagikan