Plt Gubernur Sulsel Tinjau Langsung Perencanaan Akses Tambang Sungai Jeneberang

  • Bagikan
Plt Gubernur Sulsel Tinjau Langsung Perencanaan Akses Tambang Sungai Jeneberang
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meninjau perencanaan akses jalan tambang di area tambang Sungai Jeneberang

Gowa, CakrawalaSulsel – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meninjau perencanaan akses jalan tambang di area tambang Sungai Jeneberang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa.

“Tadi kami bersama Balai melihat potensi-potensi perencanaan untuk jalan tambang. Jadi kita mau bagaimana ada akses bawah untuk kendaraan tambang,” jelas Plt Gubernur didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Muhammad Rasyid, Selasa (18/5/21).

Plt Gubernur Sulsel mengatakan perencanaan akses jalan khusus kendaraan tambang ini dilakukan agar ada pemisah akses jalan kendaraan tambang dengan akses kendaraan umum di Jalan Poros Malino.

Dengan begitu, akses jalan kendaraan umum yang dominan digunakan masyarakat untuk menuju ke lokasi wisata tidak lagi terganggu dengan truk-truk pengangkut galian pasir.

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Dukung 40 Persen APBD Belanja Barang dan Jasa Untuk UMKM

Diakatan dia, Rencana ini dalam rangka akses tambang untuk memisahkan sebisa mungkin dengan akses poros wisata Malino serta lintas jalan umum dengan angkutan pertambangan sepanjang garis menuju Malino.

“Jadi ini kita mau rapikan jalannya, agar kendaraan tambang ini tidak mengganggu akses jalan menuju tempat wisata,” jelasnya.

Andi Sudirman menyatakan, perencanaan akses tambang ini direncanakan akan menggunakan jalan khusus atau akses bawah sepanjang 21 kilometer.

Baca Juga: SP4N LAPOR ke Masyarakat, Pemkab Gowa Gelar Bimtek Pengelola LAPOR Kecamatan

Namun untuk realisasinya, lanjut Plt Gubernur, pihak terkait masih harus melakukan survei terlebih dahulu sekaligus mengkaji kelayakan, anggaran, serta masa pengerjaannya.

“Kita akan kaji dulu kelayakan, anggarannya, dan masa kerjanya berapa lama ini masih kita tinjau,” tegasnya.

Plt Gubernur menambahkan, jika memungkinkan pelaksanaan jalan khusus tambang ini akan mulai dilakukan perintisan pada akhir tahun ini.

“Nantinya jika visible design telah ada sebagai konsep dan bahan dalam rencana kerja maka akan dilakukan pelibatan lintas sektor termasuk Pemkab Gowa, BBWS-PJ dan lainnya akan kita sinergikan dalam optimisme design kemudian,” tandasnya. (*)

  • Bagikan