Dua Orang Pengungsi Asal Afganistan Diamankan Rudenim Makassar

  • Bagikan
Dua Orang Pengungsi Asal Afganistan Diamankan Rudenim Makassar
Dua Orang Pengungsi Asal Afganistan Diamankan Rudenim Makassar

Makassar, CakrawalaSulsel – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar amankan dua orang pengungsi yang berasal dari Afganistan. Dua orang itu kedapatan bekerja di Sengkang, Kabupaten Wajo.

Kepala Rudenim Makassar Alimuddin mengatakan, kedua orang pengungsi Afganistan ini didapati bekerja sebagai kuli bangunan dengan gaji 100 ribu perhari.

“Mereka baru dua hari bekerja sebagai kuli bangunan di Sengkang dengan difasilitasi oleh mandor yang sebelumnya juga pernah mempekerjakan kedua orang ini di Kota Makassar,” ujar Alimuddin, Selasa (18/5/21).

Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Sulsel Sambangi Rudenim Makassar, Temui 5 Deteni

Alimuddin menegaskan bahwa para pencari suaka yang telah dinyatakan sebagai pengungsi dan memiliki kartu UNHCR diwajibkan untuk menandatangani surat pernyataan sebelumnya.

Ada beberapa poin penting dalam pernyataan tersebut, yang salah satunya adalah pengungsi dilarang bekerja untuk mendapatkan upah, sesuai Peraturan Dirjen Imigrasi Nomor. IMI-1489.UM.08.05 Tanggal 17 September 2010 tentang Penanganan imigran ilegal.

Oleh karena itu, masih menurut Alimuddin, selama pengungsi berada di Indonesia, meraka tidak diperbolehkan untuk bekerja.

Baca Juga: Bangun Zona Integritas, Kakanwil Harun Minta Rudenim Makassar Ciptakan Inovasi Layanan Masyarakat

“Keberadaan mereka di Indonesia  untuk menunggu giliran pemukiman kembali ke negara penerima suaka atau pulang kembali ke negaranya secara sukarela apabila telah aman,” tambah Alimuddin

Semantara salah seorang pengungsi berinisial AR mengaku bahwa dirinya bekerja untuk mengirimkan kepada ibunya.

Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Sulsel Buka Diseminasi Pelayanan Publik Berbasis HAM

“Saya bekerja agar bisa mengirimkan uang ke ibu saya di Afganistan, karena uang yang saya dapatkan dari IOM hanya cukup untuk biaya keseharian saya di sini,” ucap salah seorang Pengungsi berinisial AR membela diri.

Menindaklanjuti kedua pengungsi tersebut, Alimuddin telah memerintahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan untuk sementara waktu mereka akan ditempatkan di Rudenim Makassar. (*)

  • Bagikan