Larangan Mudik, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri

8

Larangan Mudik, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri

Makassar, CakrawalaSulsel – Polda Sulsel bersama TNI dan Forkopimda menggelar apel pasukan kesiapan operasi kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat-2021, dengan tema “Kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1442 H di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (5/5/21).

_

Dalam apel tersebut, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bertindak sebagai inspektur upacara dan di hadiri Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, para Pangkotama,  Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Drs. Halim Pagarra, Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan seluruh PJU Polda Sulsel, Unsur TNI, Forkopimda.

Plt Gubernur Sulsel Membacakan Amanat Seragam Kapolri, yang menjelaskan Operasi Ketupat-2021 digelar untuk memberikan jaminan keamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan hari raya idul fitri 1442 H dengan aman, nyaman, tertib dan lancar di tengah suasana pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Baca Juga: Kapolda Sulsel-Plt Gubernur Sulsel Pantau Lansung Penerapan Prokes di Pasar Butung dan MP Makassar

Kapolri menjelaskan Tahun 2021 pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik bagi seluruh masyarakat pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, dan ini adalah tahun kedua dimana pemerintah telah mengambil kebijakan untuk melarang warga masyarakat melakukan perjalanan mudik pada libur hari raya Idul Fitri, karena situasi pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Bagaimana Menjadi Istri Shalihah? Baca Ini, Jika Tidak Ingin Dapat Siksaan Hari Kiamat

Personel operasi Ketupat 2021 bertugas menjaga pos dan batas-batas wilayah daerah sebagai bentuk pencegahan mudik, sebagai upaya agar virus corona dapat dicegah  dari terjadinya mudik cluster. Personil yang disiagakan terdiri dari, Polri, Unsur TNI, Pol PP, Perhubungan, SAR, dan seluruh Unsur terkait lainnya

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan Lewat Operasi terpusat Kepolisian se-Indonesia ini, Polri berharap mampu menekan Jumlah penyebaran virus Covid-19.

Baca Juga: KPID Gandeng Kapolda Sulsel Tertibkan TV Kabel Tak Berizin, Cegah Konten Hoaks

“Tentunya juga diwaspadai adanya varian baru Covid 19, dan inilah salah satu bentuk upaya pencegahan, yaitu dengan pelarangan Mudik dengan menjaga perbatasan dan area transportasi lainnya, tentunya dengan pelarangan mudik dapat dicegah terjadinya cluster mudik Covid 19,” ungkap Kapolda.

Baca Juga :  KKB Bakar Sekolah-Puskesmas, Polisi Duga Posko Aparat

Sementara itu, di sela-sela acara, dilaksanakan Penyerahan alat pendukung keselamatan alat lalu lintas Oleh kepala PT Jasa Raharja Cab. Sulsel Ifriyantono, kepada Kapolda Sulsel Irjen Pol. Merdisyam.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan menjelaskan, operasi Ketupat-2021 akan  dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 6-17 Mei 2021, dengan mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H dan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Peringati Hari Buruh, Plt Gubernur Sulsel dan BPJS Bahas Kerjasama Jaminan Kesehatan untuk Pegawai Non ASN

E. Zulpan menambahkan bahwa kegiatan ini juga dilakukan untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah yang melarang kegiatan mudik lebaran 2021 guna menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

“Operasi tersebut akan mengedepankan upaya preventif, sosialisasi dan juga penegakan hukum selama masa operasi berjalan. Tentunya ini akan disampaikan secara humanis dan persuasif,” tandasnya. (*)