Baca Ini, Kapolres Takalar Keluarkan 4 Poin Imbauan Larangan Mudik

26

Kapolres Takalar Keluarkan 4 Poin Imbauan Larangan Mudik

Takalar, CakrawalaSulsel – Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, mengeluarkan Himbauan Larangan Mudik Berdasarkan Surat Edaran Kepala Satgas Penanggulangan Covid-19 No.13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah yang berlaku mulai tanggal 6-17 Mei 2021.

_

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, mengeluarkan 4 Poin imbauan yakni:

  1. Masyarakat dilarang mudik lebaran berdasarkan surat edaran kepala satgas penaganan Covid-19 No.13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah yang berlaku mulai tanggal 06-17 Mei 2021.
  2. Tidak melaksanakan takbir keliling di jalan raya yang dapat mengganggu kamtibmas dan kamseltibcar lantas.
  3. Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H-2021 M warga masyarakat Kabupaten Takalar tidak membuat, menjual dan membunyikan petasan yang akan mengganggu dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
  4. Melaksanakan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19 dengan menerapkan 5M: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, menghindari kerumunan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi.
Baca Juga :  Sekprov Buka Rakor Perlindungan Jaminan Kesehatan Bagi Pekerja

Baca Juga: Spesialis Pencurian di Takalar Diamankan Polisi, Uangnya Digunakan Foya-foya

“Melalui imbauan ini agar masyarakat menunda untuk mudik sampai batas waktu yang ditentukan oleh pemerintah,” ujarnya, Rabu (28/04/2021).

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat sekaligus mengajak untuk tidak mudik di hari raya lebaran tahun ini supaya tidak terjadi penularan Covid-19.

Baca Juga :  How to Think and Act in the Plummeting Stock Market

Kapolres Takalar juga mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah agar tidak mudik. “Ini tidak lain untuk melindungi agar tidak terjadi penyebaran Covid-19, utamanya di Kabupaten Takalar,” tegasnya.

Perwira dengan dua melati dipundak itu berharap masyarakat bisa mendukung kebijakan larangan mudik. Hal tersebut tidak lain untuk kesehatan dan keselamatan bersama.

“Pemerintah tentu memiliki pertimbangan, melarang kita mudik agar mengurangi penyebaran Covid-19,” tutup Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto.