Bupati Sinjai Raih Penghargaan Sebagai Tanda Keberhasilan Tekan Penyakit Malaria

Bupati Sinjai Raih Penghargaan Sebagai Tanda Keberhasilan Tekan Penyakit Malaria
Bupati Sinjai Raih Penghargaan Sebagai Tanda Keberhasilan Tekan Penyakit Malaria

Sinjai, CakrawalaSulsel – Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, menerima Sertifikat Eliminasi Malaria sebagai tanda keberhasilan dalam hal pengendalian penyakit Malaria.

Penerimaan serifikat tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin di Ruang Swabessy Gedung Prof. dr. Sujudi Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Selasa (27/04).

Penyerahan sertifikat eliminasi malaria bersamap dengan 11 Bupati/Walikota terpilih lainnya itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Malaria Sedunia yang jatuh setiap tanggal 25 April.

Bupati Sinjai Andi Seto menerima Sertifikat yang menjadi tanda keberhasilan dalam hal pengendalian penyakit Malaria dan juga untuk penerapan pelaksanaan protokol kesehatan, termasuk Covid-19.

Baca Juga: Garuda Indonesia Tawarkan Harga Khusus Tiket Perjalanan Dinas ke Pemprov Sulsel

Andi Seto Asapa mengaku bangga atas prestasi yang diraih oleh Kabupaten Sinjai. Ia mengatakan pemberian sertifikat tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah melalui Kemenkes RI kepada Pemkab Sinjai yang berdasarkan kajian tim penilai eliminasi malaria dari Komisi Penilaian Eliminasi Kemenkes RI berhasil mengeliminasi penyakit malaria di Kabupaten Sinjai.

“Harapan kami tentunya dengan penerimaan Certificate Eliminasi Malaria ini, baik Dinas Kesehatan dan petugas kesehatan tetap sikap melakukan strategi yaitu penemuan lini pengobatan, tempat penguatan surveilans migrasi, surveilans daerah rawan perindukan, penemuan kasus aktif dan penguatan rumah sakit rujukan.” Tuturnya.

Baca Juga: Spesialis Pencurian di Takalar Diamankan Polisi, Uangnya Digunakan Foya-foya

Dirinya mengaku, keberhasilan yang diraih akan semakin memotivasi jajaran Pemkab Sinjai dalam berupaya lebih baik lagi.

“Semakin meningkatkan segala upaya pencegahan dan kewaspadaan dini dari masyarakat sebagai bentuk perlindungan tdari penyebaran penyakit malaria,” tandasnya.

Selain itu, dirinya berharap perlunya penguatan komitmen dan koordinasi lintas sektor untuk mempertahankan kabupaten Sinjai sebagai daerah bebas Malaria. (*)