Bolehkah Suami Memasukkan Jari Tangan ke Miss V Istri saat Bercinta? Simak Penjelasannya

9



Bolehkah Suami Memasukkan Jari Tangan ke Miss V Istri saat Bercinta

CakrawalaSulsel – Pasangan suami istri ketika hendak melakukan hubungan intim diwarnai dengan gaya dan variasi agar mencapai kepuasan masing-masing. Banyak macam gaya yang bisa dilakukan dan salah satunya adalah suami memasukkan jari tangan ke miss v istri saat melakukan hubungan intim.

_

Namun dalam Islam, Bolehkan hal demikian dilakukan bagi pasangan suami memasukkan jari tangan ke Miss V istri saat melakukan hubungan intim?

Dalam Islam, pada prinsipnya cakrawalarafflesia suami dan istri saat melakukan hubungan intim yang bertujuan untuk saling memberikan kesenangan atau kepuasan saat melakukan hubungan intim, itu merupakan suatu yang dijunjung tinggi oleh agama. Itu sebabnya bercinta adalah salah satu ibadah yang berpahala bagi pasangan suami istri.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Bacaan Zikir Menjelang Buka Puasa

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari Ibn Abbas r.a., disebutkan, Rasulullah Saw mengajarkan mengajarkan doa saat hendak bercinta bagi pasangan suami istri agar dijauhi dari pengaruh setan di dalamnya.

Rasulullah Saw bersabda:
“Jika seseorang ingin bercinta dengan (pasangannya), berdoalah, “Allahumma Jannib as-Syaiton wa jannib as-Syaithona maa razaqtanaa.”

Maka sesungguhnya ketika ditakdirkan ada keturunan dari hubungan intim itu, setan tidak bisa membahayakan sang buah hati.

Baca Juga :  Keutamaan dan Catatan Mengenai Fikih Shalat Tarawih

Dalam Islam, Pada dasarnya hukum bervariasi saat berhubungan intim adalah boleh termasuk suami memasukkan jari tangan ke dalam miss V Istri untuk memberikan kesenangan saat bercinta. Hal tersebut ditegaskan sebagaimana terdapat dalam surah Al Baqarah ayat 223:

“Isteri-isterimu adalah ladangmu, maka datangilah ladangmu kapan saja dengan cara yang engkau sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa engkau (kelaki) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman.”

Baca Juga: Saat Menjelang Nafas Terakhir, di Pangkuan Siapakah Kamu saat Itu?

Melansir dari laman Pecihitam.org, Dalam kitab Mughni Al-Muhtaj, Imam Khattib As-Syarbini mengutip riwayat dialog cakrawalarafflesia Abu Hanifah dan muridnya Abu Yusuf yang membicarakan hal ini:

“Abu Yusuf bertanya kepada Abu Hanifah tentang seorang lelaki yang menyentuh (untuk merangsang) kemaluan istrinya dan sebaliknya. Abu Hanifah menjawab: Tidak mengapa, dan saya berharap pahala keduanya besar.” (Mughni Al-Muhtaj, vol. 12 hlm 68).

Baca Juga :  Merek Casing Handphone Favorit Untuk Dipilih Yang Ada di Indonesia

Hal ini menunjukkan saat behubungan intim suami boleh merangsang istrinya dengan memasukkan jari ke dalam miss v, tentunya selama hal itu tidak membahayakan.

Dalam Islam melarang melarang dua hal saat melakukan hubungan intim bagi pasangan suami istri yaitu memasukan penis ke vagina istri dalam kondisi haid, dan memasukkan jari atau alat bantu seks ke anus atau dubur (anal seks).

Baca Juga: Cara yang Benar Mandi Wajib untuk Wanita Setelah Haid

Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Zainuddin al-Malibari dalam kitab Fathul Mu’in:
Boleh bagi suami untuk bersenang-senang saat bercinta dengan istri kecuali melakukan anal seks, meski dalam bentuk mencium klitoris, onani dengan tangan istrinya tapi tidak dengan tangannya sendiri meskipun karena tujuan takut jatuh kedalam perzinahan.

Ini berbeda dengan pendapat Imam Ahmad (yang memakruhkannya), dan tidak boleh merobek selaput dara dengan jari. Dan disunnahkan foreplay (pemanasan) terlebih dahulu dengan istri, untuk menyenanginya dan tidak membiarkan tidak bercinta lebih dari empat hari.

Wallahu a’lam bisshawab.



Source link