Patungan Beli Sabu, 4 Pejabat Pemkot Makassar Ditangkap di Tiga Tempat Berbeda

Patungan Beli Sabu, 4 Pejabat Pemkot Makassar Ditangkap di Tiga Tempat Berbeda
Patungan Beli Sabu, 4 Pejabat Pemkot Makassar Ditangkap di Tiga Tempat Berbeda

Makassar, CakrawalaSulsel – Satuan Narkoba Polrestabes Makassar mengamankan empat oknum pejabat aparatur sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Makassar. Empat Pejabat Pemkot Makassar ditangkap atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Yudi Frianto, menjelaskan, penangkapan ke empat pelaku pada Jumat, 23 April 2021, sekira pukul 20.30 Wita pengungkapan ini terbagi 3 TKP.

TKP pertama di Jalan A.P Pettarani III Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu.

Baca Juga: Polsek Parangloe Amankan Ribuan Liter Ballo Milik Warga di Desa Lonjoboko

Saat anggota ke TKP berhasil mengamankan lelaki berinisal SY yang merupakan PNS/ASN di Pemkot Makassar.

“Dari hasil penggeledahan badan di temukan sabu di saku celana sebanyak dua saset di duga sabu,” jelas AKBP Yudi Frianto didampingi Wakasat Narkoba Kompol Indra Waspada Yuda, dan Kassubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus dalam release, Minggu (25/04/21).

Dari hasil interogasi sabu tersebut, Yudi Frianto menyebutkan, itu berasal dari patungan antara empat orang masing-masing yakni SY (44), MY (46), SA (44) dan IW (49).

Baca Juga: Menag Gus Yaqut Ajak Langitkan Doa untuk Prajurit KRI Nanggala 402

Dari keterangan tersebut anggota langsung melakukan pengembangan dan kembali mengamankan MY dan IW di lokasi yang sama di Jalan A.P Pettarani III.

Selanjutnya, kata Yudi Frianto, petugas kembali melakukan pengembangan di Jalan Racing Center Makassar dan berhasil melakukan penangkapan di rumah lelaki SA.

“Menurut keterangan ke empat pelaku membenarkan telah membeli barang haram tersebut untuk konsumsi mereka sendiri,” terangnya.

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel: Pelaksanaan Salat Idul Fitri Dilakukan di Lapangan Terbuka

“Petugas masih mengejar siapa penjual narkoba jenis sabu tersebut, kita masih terus selidiki. Untuk keterangan sementara waktu penjual sabu berada di wilayah Pampang,” sambungnya.

AKBP Yudi Frianto menyatakan, ancaman hukuman yang akan dikenakan pasal 112 (1) pasal114 (1) Jo Pasal 132 (1) UU No. 35 Tahun 2014 paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (*)