Terkait kekayaan intelektual, Kemenkumham Sulsel Gandeng Universitas Negeri Makassar

  • Bagikan
Terkait kekayaan intelektual, Kemenkumham Sulsel Gandeng Universitas Negeri Makassar
Terkait kekayaan intelektual, Kemenkumham Sulsel Gandeng Universitas Negeri Makassar

Makassar, CakrawalaSulsel – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel, Harun Sulianto bersama Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Husain Syam menandatangani perjanjian kerjasama terkait Pembinaan, Penguatan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual.

Acara yang disaksikan oleh Direktur Hak Cipta dan disain industri Dr. Sarifudin berlangsung di Hotel Gammara Makassar, Selasa (20/04/21).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Kegiatan Workshop dan Diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dan penyerahan surat pencatatan KIK kepada  Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Pangkajene.

Kakanwil Harun mengatakan bahwa saat ini Kanwil Kemenkumham Sulsel telah melakukan kerjasama  di Bidang Kekayaan Intelektual  dengan 11 Pemerintah Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan yakni Luwu Timur, Pangkep, Takalar, Enrekang, Pinrang, Luwu Utara, Sidrap, Wajo, Palopo, Sinjai, dan Bone.

Baca Juga: Tim Penilai Internal Itjen, Sambangi Kanwil Kemenkumham Sulsel

Selain itu  juga telah menandatangi perjanjian kejasama dengan 8 perguruan Tinggi yakni, Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,  Univesitas Muslim Indonesia,  Politeknik Pertanian Pangkep, Universitas Indonesia Timur, Univesitas Fajar,  Universitas Sawerigading, dan Institut Ilmu Kesehatan  Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin.

Ditengah pandemi  tahun 2020 penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari kekayaan intelektual kanwil kemenkumham sulsel sebesar Rp1,8 Milyar meningkat dari tahun 2019 yang hanya sebesar Rp1,1 Milyar.

“Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini merupakan upaya memberikan pelayanan terbaik kepada kepada pemohon Kekayaan Intelektual, juga untuk  menaikkan PNBP,” kata Harun.

Baca Juga: KPID Gandeng Kapolda Sulsel Tertibkan TV Kabel Tak Berizin, Cegah Konten Hoaks

Rektor UNM Prof. Husain Syam menyampaikan apresiasinya kepada Kemenkumham Sulsel yang telah mengajak UNM bekerjasama di Bidang Kekayaan Intelektual.

“Kampus itu merupakan bagian dari pencatatan intelektual yang mengokohkan intelektual melalui kajian dan riset. Untuk itu harus mendapat perlindungan hukum agar tidak dengan mudah diakui oleh orang atau kelompok lain,” ungkap Husain Syam.

“Melalui Kerjasama ini, Husain  berharap makin menguatkan sinergi  dan memberi manfaat bagi kedua instasi,” kata Rektor UNM.

Baca Juga: Polsek Parangloe Amankan Ribuan Liter Ballo Milik Warga di Desa Lonjoboko

Dirjen Kekayaan Intelektual yang diwakili  Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Dr. Syarifuddin mengapresiasi langkah Kanwil Kemenkumham Sulsel yang telah berupaya semaksimal mungkin agar pelaksanaan pencatatan dan pendaftaran kekayaan intelektual  dapat dilaksanakan dengan baik.

Menurut Saripudin, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sangat mendukung untuk memberikan pelindungan terhadap suatu produk dan dengan aman dapat membawa produk tersebut untuk bersaing dipasar baik pasar nasional maupun internasional. Dengan Kekayaan intelektual, masyarakat dialatih dan diajarkan untuk menjaga/ meningkatkan reputasi dan mutu produknya.

“Sehingga produk yang beredar di pasar Indonesia semakin berkualitas, mendatangkan konsumen dan pendapatan masyarakat juga meningkat,” kata Sarifudin.

  • Bagikan