Hadapi Era Global, Kadin Indonesia Rangkul Seluruh Pengusaha dan Asosiasi Lintas Sektor

  • Bagikan
Hadapi Era Global, Kadin Indonesia Rangkul Seluruh Pengusaha dan Asosiasi Lintas Sektor
Hadapi Era Global, Kadin Indonesia Rangkul Seluruh Pengusaha dan Asosiasi Lintas Sektor

Jakarta, RakyatNews.id – Dalam menghadapi kompetisi pada era global diperlukan kebersamaan seluruh pengusaha dan asosiasi lintas sektor Indonesia agar memiliki kekuatan serta peta jalan bersama untuk dapat mengambil kesempatan di era gobal kedepan.

Untuk itu, ketua umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo memberikan kesempatan kepada seluruh pengusaha dan asosiasi badan usaha lintas sektor untuk dapat berbagung dengan Kadin Indonesia.

“Bahwasanya kepengurusan Kadin Indonesia yang akan dikukuhkan awal April besok memiliki kepengurusan yang lengkap untuk dapat mengakomodir pengusaha lintas sektor yang ada di Indonesia,” ujar Eddy, di Jakarta, Minggu (21/03/21).

Lihat Juga: Jelang Pengukuhan, Ketum Kadin Indonesia Gelar Rapat Perdana Secara Terbatas

Tidak hanya itu, Eddy menyebutkan, dalam kepengurusan periode 2020- 2025 tersebut juga ada beberapa badan dan lembaga setingkat wakil ketua umum yakni Sertifikasi, Logistik, Media dan lainnya yang akan lebih memaksimalkan Kadin Indonesia sebagai rumah besar dunia usaha sebagaimana amanah undang-undang No. 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.

“Adapun para wakil ketua umum dan para ketua lembaga serta badan yang akan dikukuhkan diharapkan dapat mengurus dan melakukan komunikasi secara intens dengan sektornya masing-masing agar memberikan nilai tambah serta manfaat kepada dunia usaha Indonesia,” harapnya.

Ketua umum Kadin Indonesia juga mengimbau agar dunia usaha Indonesia juga peka terhadap peluang dan kesempatan jelang pasar bebas. Tentunya sebagai penguatan kiranya para pengusaha sektor dapat membentuk perhimpunan agar memiliki legal standing dan kekuatan yang cukup dalam menyuarakan kepentinggan sektor usahanya.

Lihat Juga: Pendaftaran CASN Dibuka April 2021, Ini Jumlah yang Dibutuhkan

Saat ini, Pemerintah melalui Undang-Undang No. 11 Tentang Cipta Kerja telah memberikan kesempatan dan kepastian dalam berusaha yang telah tertuang dalam 45 Peraturan Pemerintah serta 4 Peraturan Presiden yang menjadi turunannya.

“Tentunya hal tersebut memberikan dampak positif bagi berkembangnya dunia usaha Indonesia, dimana regulasi tersebut juga telah membuka hambatan akan rumitnya perizinan usaha dalam negeri sehingga menjadi angin segar bagi investor untuk bisa mendapatkan kemudahan serta kepastian berusaha yang sekaligus menjadi sebuah lompatan bagi Indonesia untuk dapat menjawab tantangan era global kedepan,” tutup Eddy Ganefo. (*)

  • Bagikan