Tingkatkan Roda Ekonomi, Kadiv Yankumham Sulsel Serahkan 32 Sertifikat Merek di Luwu Timur

  • Bagikan
Tingkatkan Roda Ekonomi, Kadiv Yankumham Sulsel Serahkan 32 Sertifikat Merek di Luwu Timur
Tingkatkan Roda Ekonomi, Kadiv Yankumham Sulsel Serahkan 32 Sertifikat Merek di Luwu Timur

Luwu Timur, RakyatNews.id – Sebanyak 32 Sertifikat Merek diserahkan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Kadiv Yankumham) Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel Anggoro Dasananto kepada pelaku usaha di Luwu Timur.

Penyerahan  secara simbolis diberikan Kepada Wakil Bupati Luwu Timur H. Budiman pada Kegiatan Sosialisasi Kewarganegaraan di Hotel Lagaligo Malili Luwu Timur, Selasa (16/03/2021).

Lihat Juga: Kakanwil Harun Serahkan 27 Sertifikat Merek kepada Pelaku Usaha

Penyerahan Sertifikat ini mendapat apresiasi dari Bupati Luwu Timur. Menurut Bupati, Ini merupakan dukungan terhadap Pemda Luwu Timur untuk meningkatkan roda ekonomi masyarakat.

Lihat Juga: Kakanwil Kemenkumham Sulsel Hadiri Peresmian LTSA-PMI oleh Plt Gubernur Sulsel

“Kita harus betul-betul memanfaatkan momentum ini sebagai upaya membangun dan meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19,” kata Budiman.

Kadiv Yankumham mengatakan penyerahan sertifikat ini merupakan implementasi dari kerjasama antara Kanwil Kemenkumham Sulsel sejak 2020 lalu.

“Kami mengapresiasi semangat Pemda Luwu Timur yang terus mendaftakan Kekayaan Intelektualnnya baik personal maupun komunal. Tahun 2020 lalu juga, Sertifikat Indikasi Geografis Lada Luwu Timur telah diserahkan langsung oleh Sekjen Kemenkumham Kepada Bupati Luwu Timur,” ungkap Anggoro.

Lihat Juga: Persiapkan Masa Pensiun, Rutan Makassar dan Taspen Sosialisasi Ketaspenan

Di Tahun 2020 lalu telah diserahkan juga 41 Merek oleh Direktur Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. PNBP ( penerimaan Negara Bukan Pajak ) dari Merek pada  Kanwil Kemenkumham Sulsel di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020 juga meningkat hingga mencapai  1.6 Miliar

Sementara itu, Kabid Yankum Mohammad Yani mengatakan 32 Sertifikat Merek tersebut kebanyakan merupakan merek dagang makanan dan minuman. (*/RN)

  • Bagikan