Jubir dr. Nadia: Vaksin saat Ini Efektif Mutasi Virus Covid-19

  • Bagikan
Jubir dr. Nadia: Vaksin saat Ini Efektif Mutasi Virus Covid-19
Juru bicara (Jubir) Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmidzi (Ist)

Jakarta, RakyatNews.id – Juru bicara (Jubir) Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmidzi menyatakan, vaksin yang saat ini digunakan efektif mutasi virus Covid-19.

Dirinya mengatakan, hingga saat ini belum ada penelitian atau bukti ilmiah yang menunjukkan vaksin yang diproduksi dan telah digunakan di berbagai belahan dunia tidak bisa melindungi kita dari virus varian baru ini.

“Vaksin yang digunakan dalam upaya kita melakukan penanggulangan pandemi Covid-19 masih sangat efektif,” tegasnya, Senin (8/3).

Lihat Juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai Kejaksaan Agung Dimulai Hari Ini

Menurut dr. Nadia, karakteristik dari varian B117 ini lebih cepat menular, tetapi WHO belum mendapatkan laporan bukti bahwa virus mutasi Covid-19 ini lebih tinggi tingkat keganasannya.

“Penelitian di negara lain varian b117 disebutkan lebih cepat menular namun tidak lebih mematikan,” terangnya.

Ia juga menyebutkan, keempatnya dalam keadaan sehat, tidak ada yang diindikasikan mengalami gejala berat.

Lihat Juga: Langkah Strategis Sandiaga Menuju Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi

“Kami sampaikan kembali keempat kasus dengan varian B117 ini saat ini sudah sembuh,” sebutnya.

Mereka, kata dr. Nadia, saat ini sudah menjalani pengobatan, semuanya mengalami gejala ringan dan sedang dan hanya melakukan isolasi secara terpusat di tempat-tempat isolasi.

“Memang ada yang dirawat di rumah sakit tapi dengan kondisi yang ringan sedang,” terangnya.

Lihat Juga: Kapolri Bersama LDII Bahas Dai Kamtibmas hingga Moderasi Beragama

Lanjut ia menyebutkan, keempat kasus baru ini, itu dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing yang dilakukan oleh Badan Litbang Kesehatan Bersama dengan 16 laboratorium lainnya yang ada di Indonesia.

“Sehingga saat ini terdapat enam kasus konfirmasi positif COVID-19, setelah sebelumnya (1/3) sudah ditemukan dua kasus positif COVID-19 dengan varian virus B117 yang merupakan pelaku perjalanan luar negeri,” tandasnya.

dr. Nadia menambahkan, keempat varian virus b117 ini ditemukan di 4 provinsi yaitu di Sumatera Utara Sumatera Selatan Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. (*)

  • Bagikan