10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia

  • Bagikan
10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia
10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia

Jakarta, RakyatNews.id – Sebanyak sepuluh juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa siang (2/3) sekira pukul 12.05 WIB, melalui penjemputan khusus Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA891.

Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono mengatakan kedatangan sepuluh juta bulk vaccine ini adalah materi dasar vaksin yang nanti akan dibuat Bio Farma menjadi vaksin siap pakai.

“Alhamdulillah hari ini kita kedatangan sepuluh juta bulk vaccine,” ucapnya.

Lihat Juga: Harla NU ke-98, Presiden Jokowi Harap Dukungan Para Ulama Ikut Sukseskan Vaksinasi

Dante mengatakan kedatangan sepuluh juta dosis vaksin ini merupakan kedatangan kelima yang sebelumnya pemerintah juga telah mendatangkan baik vaksin siap pakai maupun bahan baku vaksin.

Pada kedatangan pertama dan kedua, Dante menerangkan bahwa pemerintah mendatangkan sebanyak 1,2 juta dan 1,8 juta dosis vaksin siap pakai dan kedatangan ketiga dan keempat masing-masing sebanyak 15 juta dan 10 juta dosis bahan baku vaksin telah didatangkan.

Lihat Juga: Pabrik Bir Buka Suara soal Lampiran Perpres Investasi Miras yang Dicabut Jokowi

Dengan demikian, lanjut ia, pemerintah telah mendatangkan 38 juta dosis vaksin yang berasal dari perusahaan Sinovac tersebut akan digunakan untuk mendukung program vaksinasi massal secara gratis yang menargetkan 181,5 juta masyarakat.

“Bertahap nanti kemudian akan datang 185 juta vaksin yang berasal dari Sinovac,” imbuh Dante.

Bahan baku tersebut, sebagaimana bahan baku pada kedatangan ketiga dan keempat, selanjutnya akan diolah dan diproduksi lebih jauh oleh BUMN farmasi PT Bio Farma yang telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Lihat Juga: Presiden Jokowi: Bersama Ini Saya Sampaikan Investasi Industri Miras Saya Nyatakan Dicabut

Untuk diketahui, Dante melanjutkan, selain mengadakan vaksin Covid-19 yang berasal dari Sinovac, pemerintah juga telah memperoleh komitmen pengadaan vaksin dari sejumlah perusahaan farmasi lainnya.

“Yakni AstraZeneca dari Inggris, Pfizer-BioNTech dari Jerman dan Amerika, serta Novavax dari Amerika yang kesemuanya akan digunakan dalam program vaksinasi pemerintah,” bebernya. (*)

  • Bagikan