Poltekpar Bali dan Disbudpar Papua Teken MoU Hadirkan SDM Pariwisata Unggul

  • Bagikan
Poltekpar Bali dan Disbudpar Papua Teken MoU Hadirkan SDM Pariwisata Unggul
Poltekpar Bali dan Disbudpar Papua Teken MoU Hadirkan SDM Pariwisata Unggul (Ist)

Bali, RakyatNews.id – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali menjalin kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua dalam upaya menghadirkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata unggul.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Yimin Weya, di Poltekpar Bali.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, sumber daya manusia unggul menjadi salah satu faktor yang dapat membantu mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya menyaksikan penandatanganan MoU antara Poltekpar Bali dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua untuk menjalin kerja sama dalam peningkatan SDM di Papua,” ujar Menparekraf dalam keterangan persnya, Jumat (26/2).

Lihat Juga: Sandiaga Uno Bakal Percepat Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi

Selain itu, Menparekraf menyebutkan bahwa hal ini juga sejalan dengan prioritas utama Presiden Joko Widodo untuk membangun SDM yang terampil dan unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mengangkat potensi pariwisata dan produk ekonomi kreatif di Papua.

Dengan begitu pariwisata kembali diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dan mempercepat proses pemulihan pandemi.

“Ini adalah bentuk dari kolaborasi dan saya yakin dengan penandatanganan kesepakatan ini mudah-mudahan kita bisa mendorong kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif di Papua dan juga di Bali, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas,” imbuhnya.

Direktur Politeknik Pariwisata Bali, Ida Bagus Putu Puja, Poltekpar Bali sebagai salah satu perguruan tinggi dibawah naungan Kemenparekraf berkomitmen dalam mengembangan SDM pariwisata Indonesia.

Lihat Juga: Ini Alasannya Sandiaga Uno Pilih Berkantor di Bali

“Oleh sebab itu, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah provinsi Papua yang sudah bersedia bekerja sama dengan kami untuk menjalankan komitmen tersebut,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, Yimin Weya, mengaku pihaknya sangat membutuhkan kepedulian dan dukungan dari Menparekraf dan Poltekpar Bali, dalam membuka jurusan parekraf serta mengembangkan berbagai potensi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Papua.

“Papua yang terbentang lebih dari 6.000 kilometer persegi dan terbagi menjadi 29 Kabupaten/Kota memiliki potensi pariwisata yang sangat besar,” harapnya.

Lihat Juga: Presiden Jokowi Perkenalkan Aplikasi JP Hub Gerakan Beli Kreatif Danau Toba

Namun, lanjut Yimin, hal ini tidak sebanding dengan jumlah SDM pariwisata dan ekonomi kreatif yang tersedia di Papua.

“Oleh karena itu, kami sangat bersyukur dapat menjalin kerja sama yang baik ini dan dapat dipertemukan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” tandasnya. (*)

  • Bagikan