Bejat! Seorang Ayah di Gowa Tega Lakukan Cabul Terhadap Anak Tirinya

  • Bagikan
Bejat! Seorang Ayah di Gowa Tega Lakukan Cabul Terhadap Anak Tirinya
Bejat! Seorang Ayah di Gowa Tega Lakukan Cabul Terhadap Anak Tirinya

GOWA, RAKYATNEWS.ID – Seorang ayah tiri bernama Rusli M. Bin Paulus Mamma (44) diringkus Unit PPA Polres Gowa pasca melakukan aksi bejat (cabul) terhadap anak tirinya di Jalan Ujunga Lingkungan Bontoala, Kelurahan Benteng Somba Opu,  Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Kronologis kejadian berawal pada hari Kamis 11 Februari 2021. Saat itu, korban sementara tidur nyenyak di dalam kamar bersama nenek dan kakak korban.

Saat pelaku melihat korban tidur dalam posisi miring, kemudian pelaku berbaring di belakangnya kemudian melakukan aksi bejat dengan cara menggosokkan penis ke pantat korban hingga mengeluarkan sperma.

Lihat Juga: 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Diamankan Sat Narkoba Polres Gowa

Sesaat setelah itu korbanpun terbangun dan melihat Pelaku Rusli M. Bin Paulus Mamma (44) buruh harian berada di belakangnya. Kemudian dikarenakan takut ketahuan, pelakupun berlari kekamarnya.

Korban saat itu, tanpa sadar memegang celana dan menyentuh sperma pelaku yang menempel di celananya, korbanpun berteriak dan membuat sang nenek dan kakak korban serta istri pelaku terbangun.

Tambunan menambahkan bahwa, korban saat itu juga menjelaskan kejadian kepada sang nenek dan kakak korban serta istri pelaku. Lalu mereka bersama sama memaki pelaku lalu melaporkan kejadian ke Polres Gowa.

Lihat Juga: Tega! Seorang Pria di Gowa Aniaya Ibu Kandungnya

Pasca mengambil keterangan terhadap empat orang saksi selanjutnya pada 14 Feb 2021 personil Unit PPA Polres Gowa mendatangi TKP kemudian mengamankan pelaku.

Dari hasil interogasi diketahui pelaku telah melakukan aksi Cabul sejak korban masih duduk di bangku SMP.

Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka pasca dilakukan gelar perkara dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Lihat Juga: 2 Wanita Tepergok Bawa Sabu, Disembunyikan di Dubur dan Selangkangan

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 82 Jo Pasal 76 E UU NO. 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 01 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun  dan maksimal 15 tahun penjara serta denda 5 miliar rupiah,” jelas Kasat Reskrim Polres Gowa AKP. Jufri Natsir saat menggelar Konferensi Pers dihadapan awak media didampingi Kasubbag Humas AKP. M. Tambunan.

  • Bagikan