Dirjen Prof Kadir Sebut Pembayaran Klaim RS Covid-19 Berjalan Lancar

  • Bagikan
Dirjen Prof Kadir Sebut Pembayaran Klaim RS Covid-19 Berjalan Lancar
Dirjen Prof Kadir Sebut Pembayaran Klaim RS Covid-19 Berjalan Lancar

JAKARTA, RAKYATNEWS.ID – Dirjen Pelayanan Kesehatan Prof Abdul Kadir menyebutkan proses pembayaran klaim rumah sakit (RS) yang menangani COVID-19 hingga saat ini berjalan lancar.

Prof Kadir mengatalan sekitar Rp 15 Triliun yang sudah terbayarkan, baik bagi rumah sakit milik pemerintah maupun swasta.

“Saat ini hampir Rp 15 triliun kita bayar selama mulai dari bulan Maret 2020 sampai sekarang ini untuk sekitar 1.683 RS. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan mencatat ada sekitar 2.654 dari total 3.014 RS di seluruh Indonesia yang melakukan pelayanan dan perawatan COVID-19,” katanya melalui rilisnya, Kamis (4/2).

Ia menilai ada sejumlah kendala yang menyebabkan proses klaim belum optimal. Penundaan pembayaran klaim biasanya disebabkan ketidaksesuaian antara klaim yang diajukan dengan aturan yang sudah ditentukan.

“Maka RS diminta untuk melengkapi syarat klaim yang akan diajukan agar klaim berjalan lancar. Proses verifikasi sendiri dilakukan oleh BPJS Kesehatan,” bebernya.

Prof Kadir mengatakan klaim rumah sakit yang masuk pada akhir Desember 2020 lalu terdapat beberapa yang belum bisa terbayarkan. Hal tersebut lantaran pada akhir tahun Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kementerian Keuangan sudah memasuki proses tutup buku.

Kemudian, lanjut ia, untuk klaim RS bulan Januari yang belum terbayarkan lantaran anggaran yang diajukan Kemenkes masih berproses di kementerian Keuangan.

“Kami terus berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, proses pembayaran akan segera dilakukan setelah dana cair dari Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Prof Kadir menjelaskan pengajuan klaim dimaksudkan untuk menjaga cashflow RS guna menjamin mutu kendali pelayanan RS yang lebih baik. Untuk itu, pihaknya berharap RS penanganan COVID-19 segera mengajukan klaim kepada pemerintah.

  • Bagikan