Sandiaga Uno Bakal Percepat Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi

  • Bagikan
Sandiaga Uno Bakal Percepat Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi
Sandiaga Uno Bakal Percepat Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi

JAKARTA, RAKYATNEWS.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan akan mempercepat upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif parekraf.

Menparekraf Sandi meminta jajarannya agar seluruh program dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui tata kelola yang baik.

“Saya ingin semua projek yang kita lakukan on time, on budget, on schedule, dan on specification serta berjalan dengan penuh tanggung jawab dan tata kelola yang baik,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam siaran pers Kemenparekraf, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (1/2/2021).

Lihat Juga: Ini Alasannya Sandiaga Uno Pilih Berkantor di Bali

Menurutnya, perlu gerak cepat dan bergerak bersama untuk dalam menjalankan program dan kebijakan Kemenparekraf lantaran banyaknya pelaku industri di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga memberikan arahan diantaranya untuk

Menparekraf meminta agar dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam memanfaatkan platform digital.

Lihat Juga: Sandiaga Uno Ajak PMI Kerja Sama Perluas Wisata Kemanusiaan

“Hal ini berdasarkan pada saat saya berdiskusi dengan pelaku ekonomi kreatif di Ubud dan di beberapa tempat lainnya. Bahwa program reskilling dan upskilling serta permodalan dan pendampingan untuk produk ekonomi kreatif perlu dilakukan,” pintanya.

“Saya minta Deputi terkait untuk menyiapkan program tersebut, agar berjalan sesuai dengan timeline,” lanjut Sandi.

Lihat Juga: Resmikan Bank Syariah Indonesia, Jokowi: Ini Menjadi Hari Bersejarah Perkembangan Ekonomi Syariah

Menurut Sandiaga Uno, perlu adanya kajian kembali mengenai syarat pemberian pinjaman bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang dirasa masih memberatkan. Selain itu perlu disesuaikan ulang program strategis yang dilaksanakan sesuai hasil evaluasi.

“Ini dilakukan agar kita mampu mengakomodasi kebutuhan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,” tuturnya.

  • Bagikan