7 Alasan Membuat Wanita Tidak Bisa Hamil

  • Bagikan
7 Alasan yang Membuat Wanita Tidak Bisa Hamil
7 Alasan yang Membuat Wanita Tidak Bisa Hamil

RAKYATNEWS.ID – Infertilitas atau mandul tentunya membuat masalah sensitif yang dapat membuat banyak wanita merasa sendirian lantaran tidak terpenuhi keinginannya untuk tidak terpenuhi untuk hamil.

Pasalnya, wanita setelah menikah dengan pasangannya tentunya mendambakan seorang anak dari buah hasil cinta mereka.

Melansir dari yourtango, para ilmuan mulai menemukan hal-hal yang tampaknya paling tidak penting pun dapat menyabotase upaya pembuatan bayi Anda.

Lihat Juga: 5 Cara Bermain dengan Payudara untuk Mendapatkan Orgasme saat Berhubungan Seks

Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa stres dapat menggandakan risiko kemandulan seorang wanita, dan sesuatu yang sederhana seperti berjalan kaki selama 20 menit dapat membantu peluangnya.

Tidak semua juga wanita yang banyak tahu tentang hal pemicu yang bisa menunda atau merusak peluang anda untuk bisa hamil. Berikut Alasan mengapa beberapa wanita tidak bisa hamil.

Lihat Juga: Melakukan Seks Oral dan Posisi Terbaik yang Penting Anda Lakukan dengan Pasanganmu

1. Terlalu bugar atau berat badan berlebihan bisa merusak peluang pembuahan.

Dalam semua masalah medis, kebugaran fisik adalah rajanya. Anda tidak bisa terlalu kelebihan berat badan untuk hamil dan Anda tidak bisa terlalu kurus untuk hamil.

Menurut peneliti di Universitas Sains dan Teknologi Norwegia pada 2014, tujuh persen dari semua wanita Norwegia memiliki masalah kesuburan. Mereka melakukan penelitian yang melibatkan 3.000 wanita dan menemukan bahwa melakukan rutinitas olahraga yang melelahkan dapat menurunkan kesuburan mereka.

2. Wanita dengan golongan darah O berisiko dua kali lipat mengalami penurunan kesuburan.

Ilmuwan dari Yale University dan Albert Einstein College of Medicine menemukan bahwa di antara pasien kesuburan wanita berusia 30-an, mereka yang bergolongan darah O dua kali lebih mungkin memiliki profil hormon yang membuat ovarium mereka tampak lebih tua daripada usia mereka dibandingkan dengan golongan darah lain.

Tetapi ada beberapa langkah yang diambil untuk meningkatkan kesuburan.

Lihat Juga: Ini Penyebab Berkurangnya Keinginan Seks dengan Pasangan Anda

3. Pasangan yang mengatasi kemandulan bersama-sama tumbuh lebih dekat.

Jika Anda khawatir stres saat berusaha hamil akan berdampak buruk pada hubungan Anda, masalah ketidaksuburan justru bisa membuat Anda semakin dekat.

Temuan di Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica , sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Wiley atas nama Federasi Masyarakat Obstetri dan Ginekologi Nordik, menunjukkan bahwa pasangan yang mampu mengatasi masalah kesuburan mereka lebih terikat erat melalui persepsi kesulitan bersama – sebuah konsep dikenal sebagai “keuntungan perkawinan”.

4. Wanita yang mengonsumsi dua atau lebih porsi harian produk susu rendah lemak berisiko lebih tinggi mengalami infertilitas.

Lihat Juga: Cara Mengetahui Titik Ransangan Pada Pria Agar Seks Lebih Bergairah

Wanita didorong untuk minum susu untuk tulang yang lebih kuat, tetapi apakah kita mengorbankan ovarium kita dalam prosesnya?

Satu studi tahun 2007 yang berafiliasi dengan Harvard menemukan bahwa wanita yang makan banyak produk susu rendah lemak menghadapi risiko infertilitas ovulasi 85 persen lebih tinggi daripada wanita yang mengonsumsi sedikit atau tidak sama sekali produk susu rendah lemak.

5. Paparan sinar matahari menyeimbangkan hormon seks pada wanita, meningkatkan kesuburan.

Musim panas pasti ada sesuatu yang menjadi “musim cinta”.

Para ilmuwan di Universitas Graz Austria melakukan penelitian pada tahun 2012 dan menemukan bahwa wanita lebih sedikit berovulasi dan sel telur mereka memiliki peluang yang lebih kecil untuk ditanam di rahim pada bulan-bulan musim dingin.

Vitamin D membantu meningkatkan kadar hormon seks wanita progesteron dan estrogen masing-masing sebesar 13 persen dan 21 persen, mengatur siklus menstruasi dan membuat konsepsi lebih mungkin.

6. Penyakit gusi menunda tes kehamilan positif selama dua bulan atau lebih.

Tidak ada yang menyukai dokter gigi, tetapi Anda tidak akan pernah menyadari bagaimana menjaga kebersihan putih mutiara dapat memengaruhi peluang Anda untuk hamil.

Sebuah penelitian di Australia dari 2011 menemukan bahwa penyakit periodontal (penyakit gusi) menunda tes kehamilan positif hingga dua bulan atau lebih.

Para peneliti menemukan bahwa wanita dengan penyakit gusi membutuhkan waktu rata-rata lebih dari tujuh bulan untuk hamil – dua bulan lebih lama dari rata-rata lima bulan yang dibutuhkan wanita tanpa penyakit gusi untuk hamil.

Gusi bengkak dan kantong dalam di sekitar gigi membiakkan bakteri, yang masuk ke aliran darah dan memicu peradangan, berpotensi mengurangi kemungkinan implantasi embrio .

7. Bahan kimia dalam lapisan tas popcorn telah dikaitkan dengan infertilitas.

Kebiasaan ngemil larut malam Anda bisa merusak peluang Anda untuk anak-anak dalam jangka panjang.

Sebuah studi tahun 2012 yang dilakukan di University of California, Los Angeles, menemukan bahwa bahan kimia di lapisan kantong terakumulasi dalam aliran darah Anda melalui popcorn.

Dan ini bukan hanya berondong jagung microwave – ini bersembunyi di Teflon dan bahan tahan noda dan tongkat lainnya.

Yang lebih menakutkan adalah bahwa bahan kimia tersebut dapat dideteksi dalam darah 95 persen orang Amerika. Jadi, pop kernel Anda sendiri dan pilih opsi yang lebih sehat.

  • Bagikan