Cara Mengobati Jerawat dan Kenali Penyebabnya

  • Bagikan
Cara Mengobati Jerawat dan Kenali Penyebabnya
Cara Mengobati Jerawat dan Kenali Penyebabnya

RAKYATNEWS.ID – Hampir setiap orang penderita mencari cara untuk mengobati jerawat yang menempel di kulitnya. Namun juga tak bisa dipungkiri, jerawat akan menyerang ketika sekresi berminyak dari kulit kelenjar sebaceous (kelenjar minyak) pasang bukaan kecil untuk rambut folikel (terpasang pori-pori).

Sekitar 20% dari semua kasus terjadi pada orang dewasa. Jerawat biasanya dimulai selama masa pubertas antara usia 10 dan 13 tahun dan cenderung lebih buruk pada orang dengan kulit berminyak.

Ini terjadi pada kedua jenis kelamin, meskipun remaja laki-laki cenderung memiliki kasus yang paling parah. Wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk memiliki bentuk ringan hingga sedang di usia 30-an dan lebih.

Jerawat paling sering terjadi pada wajah, tetapi bisa juga terjadi di leher, dada, punggung, bahu, dan lengan atas.

Apa Penyebab Jerawat?

Hormon

Melansir dari webmd, Jerawat umum pada remaja dimulai dengan peningkatan produksi hormon. Selama masa pubertas, baik anak laki-laki maupun perempuan memproduksi androgen tingkat tinggi, hormon seks pria yang termasuk testosteron. Testosteron memberi sinyal pada tubuh untuk membuat lebih banyak sebum, minyak yang diproduksi di kelenjar minyak kulit.

Bakteri

Sebum yang berlebih akan menyumbat bukaan folikel rambut, terutama di wajah, leher, dada, dan punggung. Bakteri tumbuh di folikel yang tersumbat ini membuat komedo atau komedo putih terbentuk di permukaan kulit.

Lihat Juga: Ini yang Terjadi jika Sperma Pria Dijadikan Masker Wajah

Bagaimana Mencegah Jerawat?

Kebijaksanaan yang diterima adalah bahwa kebersihan dan pola makan yang baik tidak dapat mencegah wabah. Perawatan dapat mengontrol jerawat dan meminimalkan munculnya jerawat di kemudian hari.
Perawatan kulit yang bijaksana dianjurkan, terutama selama masa remaja. Dasar-dasarnya termasuk mandi atau mandi setiap hari dan mencuci wajah dan tangan dengan sabun antibakteri tanpa pewangi atau lembut.

Untuk mencegah jerawat dengan menggunakan produk kulit nonkomedogenik atau sensitif untuk mengurangi kemungkinan munculnya lesi baru dan meminimalkan iritasi kulit.

Gunakan pembersih ringan dua kali sehari, hindari pembersih atau produk yang mengandung partikel scrub atau memiliki tekstur berpasir. Produk-produk ini dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan munculnya jerawat.
Penting juga diketahui. Hindari memetik, memencet, atau memencet jerawat. Ini dapat menyebabkan jaringan parut dan infeksi kulit.

Lihat Juga: Komsumsi Ini Mengatasi Sakit Maag Anda

Seorang dokter kulit (dokter kulit) menyarankan krim, losion, gel, atau sabun yang mengandung bahan-bahan yang dapat membantu.

Banyak yang bisa dibeli tanpa resep seperti:

  • Aldactone ( Spironolactone ) memblokir kelebihan hormon.
  • Benzoyl peroxide membunuh bakteri dan menghilangkan minyak berlebih.
  • Clascoterone (Winlevi) adalah pengobatan topikal yang memblokir hormon yang menyebabkan jerawat
  • Resorcinol adalah exfoliant untuk membantu menghilangkan komedo dan komedo putih.
  • Asam salisilat mencegah pori-pori tersumbat.
  • Sulfur mengangkat sel kulit mati.

Anda mungkin membutuhkan kombinasi obat oral dan krim atau lotion. Jangan berhenti menggunakan perawatan Anda jika kulit Anda bersih. Tetaplah melakukannya sampai dokter menyuruh Anda berhenti. Ini dapat membantu mencegah jerawat datang kembali.

  • Bagikan