Brimob Sulsel Kerahkan Tim Kesehatan untuk Pengungsi di Majene

  • Bagikan
Brimob Sulsel Kerahkan Tim Kesehatan untuk Pengungsi di Majene
Brimob Sulsel Kerahkan Tim Kesehatan untuk Pengungsi di Majene

MAJENE, RAKYATNEWS.ID – Tim kesehatan Satbrimob Polda Sulsel memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi di SPN Polda Sulbar yang terletak di Dusun Salobungo Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Selawesi Barat.

Tim kesehatan Satbrimob Polda Sulsel ini dipimpin Brigadir Hamka, dengan membawa 2 tenaga medis Brimob Sulsel lainnya. Dan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengungsi.

Tindakan yang dilakukan oleh tim kesehatan Satbrimob Polda Sulsel, memberikan vitamin dan obat-obatan yang sesuai dengan keluhan sakitnya.

Selaku Danyon Gas Kompol Nur Ichsan, menyampaikan akan terus membantu warga korban gempa yang sedang mengungsi sampai situasi kembali normal.

Lihat Juga: Bantu Korban Gempa Majene, Brimob Polda Sulsel Gunakan Mobil Water Treatment Distribusikan Air Bersih Untuk Pengungsi

“Hari ini kegiatan kami adalah mendistribusikan air siap minum, baik itu air biasa maupun air panas, memberikan pelayanan kesehatan dan melakukan penyemprotan disinfektan yang semuanya dilakukan di tempat pengungsian SPN Polda Sulbar serta melakukan patroli untuk menghindari penjarahan saat bantuan dari berbagai daerah melintas,” ungkap Ichsan, Sabtu (23/1/2021).

Terpisah, Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis membenarkan hal tersebut. “Jadi betul kita terus memberikan berbagai macam bantuan untuk masyarakat yang sedang mengungsi,” ucapnya.

“Sebagai anggota polri tentunya sudah kewajiban kita dan merupakan wujud dari Bhakti Brimob untuk masyarakat,” sambung Muhammad Anis.

Lihat Juga: Dansat Brimob Polda Sulsel Kerahkan 136 Personel untuk Bantuan Korban Gempa Mamuju

Adapun hasil dari pemeriksaan kesehatan terhadap pengungsi, diantaranya :
Ibu Fatimah (55) nyeri badan dan flu, Abdul Haris (57) nyeri badan, Ibu Dewi (40) demam dan batuk, Ibu Dasmi (40) keram sakit belakang, Ibu Saniaya (33) Pusing, Ibu Roslina (39) Pusing dan Ibu Sitiamah (32) sakit kepala dan nyeri bahu.

Tim kesehatan juga memberikan pakaian layak dan susu untuk bayi yang diberikan kepada pengungsi disekitar lokasi.

  • Bagikan