Kemendikbud Sebut Harus Ada Sanksi Tegas soal Sekolah Paksa Siswi Berhijab

  • Bagikan
Kemendikbud Sebut Harus Ada Sanksi Tegas soal Sekolah Paksa Siswi Berhijab
Kemendikbud Sebut Harus Ada Sanksi Tegas soal Sekolah Paksa Siswi Berhijab

JAKARTA, RAKYATNEWS.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyayangkan atas tindakan yang di lakukan di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat, terhadap siswi beragama Kristen diminta mengenakan hijab.

Kemendikbud menyatakan harus ada sanksi tegas terhadap pelaku yang terbukti melanggar peraturan.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, tidak mewajibkan model pakaian kekhususan agama tertentu menjadi pakaian seragam sekolah.

Lihat Juga: Cek Cara Dapatkan Kuota Internet Gratis dari Kemendikbud

Sekolah juga tidak boleh membuat peraturan dan melarang peserta didik menggunakan model pakaian kekhususan agama tertentu sebagai pakaian seragam sekolah.

“Dinas Pendidikan harus memastikan Kepala sekolah, guru, pendidik, dan tenaga pendidikan untuk mematuhi Permendikbud Nomor 45 tahun 2014,” terang Wikan, dikutip dari pers rilis Kemendikbud, Sabtu (23/1).

Kemendikbud juga meminta seluruh dinas pendidikan, satuan pendidikan, memiliki pemahaman atas Permendikbud Nomor 45 tahun 2014.

Lihat Juga: Kemendikbud: Bantuan Kuota Internet dari 35,5 Juta Siswa hingga Dosen Sudah Terima

“Kemendikbud berharap, seluruh warga pendidikan mampu memahami dan menjaga agar rasa saling menghormati dan toleransi dapat diwujudkan semaksimal mungkin,” harapnya.

Wikan berharap tidak terjadi lagi praktik pelanggaran aturan terkait pakaian seragam yang menyangkut agama dan kepercayaan seseorang di satuan Pendidikan.

“Kami di Kementerian, akan terus bekerja keras dan mengambil langkah-langkah tegas agar praktik intoleransi dilingkungan pendidikan dapat dihentikan,” tegasnya.

  • Bagikan