Perketat Pendisiplinan Prokes, Waka Polsek Parangloe Pimpin Langsung Operasi Yustisi

  • Bagikan
Perketat Pendisiplinan Prokes, Waka Polsek Parangloe Pimpin Langsung Operasi Yustisi
Perketat Pendisiplinan Prokes, Waka Polsek Parangloe Pimpin Langsung Operasi Yustisi

GOWA, RAKYATNEWS.ID – Personel Polsek Parangloe Polres Gowa Kembali melakukan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) melalui Operasi Yustisi di wilayah Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Kamis (14/01).

Operasi Yustisi Prokes kali ini tepatnya di jalan poros Malino Km 42, kelurahan Lanna dengan menyasar para pengguna jalan yang melanggar prokes.

Waka Polsek Parangloe IPTU Agus Muthalib yang mempimpin langsung Operasi Yustisi itu menghentikan para pengendara yang tidak memakai masker sesuai protokol kesehatan.

Lihat Juga: Tingkatkan Kepatuhan Penggunaan Masker, Polsek Parangloe Sasar Pengguna Jalan

Selain itu, beberapa juga terlihat para pengendara ditemukan tidak memakai masker sesuai Protokol Kesehatan.

Kapolsek Kapolsek Parangloe AKP Kasmawati, mengatakan, Operasi Yustisi digelar cara terus menerus dengan berbeda lokasi.

“Ini sebagai bentuk upaya mendisiplinkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Lihat Juga: Longsor Tutupi Bahu Jalan, Polsek Parangloe Bersama TNI dan Warga Bersihkan Material

Ia menjelaskan, masih kurangnya kesadaran masyarakat, terbukti masih ada ditemukan di lokasi Operasi Yustisi tidak menggunakan masker.

Hal ini kita tindak dengan teguran dan push up guna mendisiplinkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker setiap saat.

“Dalam operasi yustisi ini, selain menegakkan protokol kesehatan juga bentujuan untuk memberikan edukasi masyarakat betapa pentingnya menggunakan masker sesuai prokes agar masyarakat tidak terpapar virus corona,” tegas Kasma.

Lihat Juga: Kapolsek Parangloe Gowa Bersama Manggala Agni Bentuk Posko Siaga Bencana Alam

Selain diberikan teguran, lanjut AKP Kasma, juga mengimbau dan memberikan edukasi agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Diharapkan dengan adanya teguran dan sanksi sosial ini dapat memberikan efek jera bagi pelanggar, sehingga nantinya mereka dapat mengikuti protokol kesehatan sesuai yang diharapkan,” harap Akp Kasmawati. (RN)

  • Bagikan