Soal Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Tim LDP Kemensos Siapkan Layanan di Lima Titik Crisis Center

  • Bagikan
Soal Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Tim LDP Kemensos Siapkan Layanan di Lima Titik Crisis Center
Soal Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Tim LDP Kemensos Siapkan Layanan di Lima Titik Crisis Center

JAKARTA, RAKYATNEWS.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan kontribusi dalam penanganan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dengan membangun Posko Crisis Center yang terdiri dari Tim Pelopor Perdamaian dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di beberapa titik lokasi.

Lima posko crisis center yang dibangun Kemensos. Yakni Posko Bandara Soekarno-Hatta, Posko Induk JICT 2, RS Polri Kramat Jati, Hotel Mercure Jakarta tempat menginap keluarga korban. Kemudian juga di Posko Utama Bandara Soepadio (Pontianak) dan Posko Bandara Depati Amir yang berlokasi di Pangkal Pinang.

Lihat Juga: Mensos Pastikan Awal Tahun 2021 Tiga Bansos Disalurkan Serentak di Indonesia

Kemensos juga membangun dapur umum, di Bandara Soepadio Kota Pontianak dan di Bandara Depati Amir Kota Pangkal Pinang.

Sejak Minggu (10/01), Kemensos telah mengaktifkan team Layanan Dukungan Psikososial (LDP) di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Sunarti mengatakan tim ini bertugas melakukan upaya pendekatan-pendekatan terhadap keluarga korban yang saat ini sedang mengalami syok, sedih dan kebingungan.

Lihat Juga: Perkuat Layanan Vokasional, Mensos berkomitmen Tingkatkan Kemandirian Penyandang Disabilitas Intelektual

“Keluarga korban yang mengalami kondisi cemas dan mungkin saja trauma, maka perlu penanganan secara psikologis,” katanya, di Jakarta, dikutip di laman kemensos, Selasa (12/01).

“Saat ini Posko RS Polri, tim berfokus pada pendampingan keluarga almarhum Okky Bisma, korban pertama yang sudah teridentifikasi petugas,” tambah Sunarti.

Lihat Juga: Jokowi Minta ke Mensos, Bansos segera Disalurkan Awal Januari 2021

Ia menjelaskan selain melakukan therapi awal penguatan psikologis sosial kepada keluarga korban, Tim LDP juga melakukan sejumlah tugas lainnya. Yakni pendekatan terhadap keluarga korban secara langsung ke rumah sekaligus penjangkauan atau membantu mencari alamat keluarga.

“Tim juga mendampingi ketika berangkat ke bandara, berkordinasi antar Tim Pusat dan daerah, pendampingan informasi terkait penanganan korban, membantu melengkapi syarat yang diperlukan, mendata dan memastikan korban dan keluarga keluarga korban,” jelasnya.

  • Bagikan