3 Lokasi Pesta Rambu Solo Dihantikan oleh Kapolres Tana Toraja

  • Bagikan
3 Lokasi Pesta Rambu Solo Dihantikan oleh Kapolres Tana Toraja
3 Lokasi Pesta Rambu Solo Dihantikan oleh Kapolres Tana Toraja

TANA TORAJA, RAKYATNEWS.ID – Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu, memimpin penghentian kegiatan Rambu Solo yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Sangalla karena di duga telah melanggar Protokol Kesehatan dengan menimbulkan kerumunan banyak orang.

Penghentian kegiatan Rambu Solo, Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu didampingi oleh Kasat Intelkam AKP Slamet Paryanto, Kasat Sabhara AKP Gunarni Munda, Kapolsek Sangalla AKP Yosef Dendang, Camat Sangalla Utara Batara Manuk Allo, Satgas Covid Tana Toraja, Tim Mobile Covid -19 Polres Tana Toraja, personel.

Begitu juga dengan tim penegakan hukum pelanggaran Prokes di turunkan, di koordinir oleh KBO Sat Reskrim Iptu Aksan Suwardhy.

Tiga pesta rambu solo dilokasi yang berbeda di hentikan oleh Kapolres Tana Toraja yakni Rambu Solo yang berlangsung di Tongkonan Bokko, Kel. Tumbang Datu Kec. Sangalla Utara. Rambu Solo yang berlangsung di lingkungan Tagari Kel. Bebo Kec. Sangalla Utara. Rambu Solo yang berlangsung di Dusun Wala, Lembang Tokesan, Kec. Sangalla Selatan.

Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu, menegaskan tindakan penghentian kegiatan Rambu Solo dilakukan demi untuk memutus penyebaran Covid-19 yang mengacu pada keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi.

“Langkah yang kami ambil ini adalah untuk keselamatan masyarakat, inilah hukum yang tertinggi, saya minta pemangku adat untuk membantu kami mengimbau kepada masyarakat, mendukung pemerintah mencegah penyebaran Covid-19,” Kata Sarly Sollu di Tongkonan Bokko, Senin (11/01).

AKBP Sarly Sollu menegaskan, ketegasannya bersama Satgas Covid-19 penghentian Rambu Solo harus dilakukan.

“Ini adalah jalan yang terbaik, dan atas nama undang-undang, kami harus bertindak, karena keselamatan masyarakat di atas segala-galanya,” tegasnya.

Kapolres juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk hadir dan bersama-sama memutus penyebaran Covid-19, terutama menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

“Tidak ada lagi kegiatan masyarakat yang mengumpulkan banyak orang, karena itu sarana paling mudah bagi penyebaran covid, tidak ada yang bisa menjamin kesehatan bagi mereka yang sudah terpapar Covid, para tenaga medis hanya membantu memulihkan, tetapi tidak bisa menjamin pulihnya kesehatan setelah terpapar covid,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan, juga mengimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah Sulsel agar tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dalam rangka pencegahan Covid-19, untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah,” kata Kabid Humas.

Kabid Humas mengingatkan untuk jangan lupa cuci tangan yang bersih, dan dengan menggunakan sabun bersama air yang mengalir.

  • Bagikan