Lapas Narkotika Sungguminasa Ikuti Sosialisasi PermenKumham No32 Tahun 2020 bagi WBP

  • Bagikan
Lapas Narkotika Sungguminasa lakukan Sosialisasi PermenKumham No.32 Tahun 2020 bagi WBP
Lapas Narkotika Sungguminasa lakukan Sosialisasi PermenKumham No.32 Tahun 2020 bagi WBP

GOWA, RAKYATNEWS.ID – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa mengikuti Sosialisasi Permenkumham No.32 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat bagi narapidana dan anak.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Sinardi didampingi Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Muh. Sholeh Djohan dan Kasubsi Registrasi Armin Fauzy, itu dilaksanakan di aula Lapas Narkotika Sungguminasa, Sabtu (02/01).

Sinardi saat membacakan Permenkumham No. 32 Tahun 2020 bahwa peraturan ini sebagai pengganti Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Jadi sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan informasi kepada WBP mengenai peraturan baru dalam pengurusan Hak ditengah Pandemik Covid-19 yaitu Permenkumham no. 32 Tahun 2020,” terang Sinardi.

Sinardi mengatakan pada dasarnya asimilasi di rumah dalam pencegahan Covid-19 dilaksanakan dengan pembimbingan dan pengawasan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas).

“Atau boleh dari Kelompok Masyarakat (Pokmas),” katanya.

Sinardi menyatakan syarat pemberian asimilasi narapidana sebagaimana pasal 2 Permenkumham No. 32 Tahun 2020 yaitu harus memenuhi syarat berkelakuan baik.

“Yaitu tidak melakukan pelanggaran dalam lapas sehingga tidak terkena register F. Selain itu aktif melakukan pembinaan dengan baik dan telah menjalani 1/2 masa pidana,” ungkapnya.

Sementara Kasubsi Registrasi Armin Fauzy menurutnya Program Asimilasi Narapidana tindak pidana Narkotika, prekursor narkotika dan psikotropika berlaku bagi Narapidana yang dipidana paling singkat 5 Tahun dan peraturan sebelumnya yaitu 1 tahun pidana. (*)

  • Bagikan