Mahfud MD Nyatakan FPI Dibubarkan, Dianggap Bertentangan dengan Hukum

  • Bagikan
Mahfud MD Nyatakan FPI Dibubarkan, Dianggap Bertentangan dengan Hukum
Mahfud MD Nyatakan FPI Dibubarkan, Dianggap Bertentangan dengan Hukum

JAKARTA, RAKYATNEWS.ID – Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan tidak ada lagi organisasi bernama Front Pembela Islam (FPI). Keberadaan FPI sudah dianggap tidak ada dan harus ditolak mulai hari ini, Rabu (30/12).

“Kalau ada sebuah organisasi mengatasnamakan FPI itu dianggap tidak ada dan harus ditolak karena legal standingnya itu tidak ada, terhitung hari ini,” kata Mahfud MD dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta pada Rabu (30/12).

Mahfud MD menyebutkan FPI sebagai organisasi kemasyarakatan telah bubar sejak 20 Juni 2019. Menurutnya, FPI sebagai organisasi tetap melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan

“Bertentangan dengan hukum, seperti tindak kekerasan, razia, sepihak, provokasi, dan sebagainya,” sebutnya.

Mahfud menerangkan, berdasarkan peraturan perundang-undangan dan sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 82 PUU 11 2013 tertanggal 23 Desember 2014, pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi memiliki legal standing baik sbegai ormas maupun organisasi biasa.

“Dengan adanya larangan ini, tidak punya legal standing kepada aparat pemerintah pusat dan daerah,” imbuh Mahfud.

Wakil Menteri Hukum dan HAM Eddy Hiariej menambahkan bahwa pelarangan FPI itu didasarkan oleh Keputusan bersama Mendagri, Menkumham, Menkominfo, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala BNPT tentang larangan kegiatan penggunaan simbol dan atribut serta penghentian FPI.


Sc: CNN Indonesia

  • Bagikan