Pemkab Gowa Ajak Masyarakat Lestarikan Sejarah

  • Bagikan
Pemkab Gowa Ajak Masyarakat Lestarikan Sejarah
Pemkab Gowa Ajak Masyarakat Lestarikan Sejarah

GOWA, RAKYATNEWS.ID – Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Muh Irwan, saat membuka kegiatan Bersua mengajak Masyarakat, generasi muda, pemerintah, sejarawan, cendekiawan dan intelektual Kabupaten Gowa untuk terus melestarikan sejarah dengan berkunjung ke museum.

“Saya mengajak seluruh peserta kegiatan ini agar dapat menggunakan kesempatan ini untuk mengetahui sejarah daerah kita ini. Karena kita tahu Kabupaten Gowa merupakan daerah yang memiliki sejarah yang terkenal sampai di internasional,” ujarnya, di Museum Balla Lompoa, Senin (14/12).

Muh Irwan menilai kondisi sekarang ini dimana sebagian generasi muda telah banyak melupakan sejarah pahlawan-pahlawan nasional yang cenderung tidak tertarik dengan peninggalan sejarah yang masih ada sampai saat ini.

Saat ini kata Muh Irwan Pemkab Gowa terus berusaha menumbuh kembangkan kembali minat para generasi muda serta masyarakat agar mengetahui sejarah dari para pejuang dan pendahulu.

“Kita berharap museum sebagai sesuatu representasi dari kesejarahan masa lalu dapat menarik generasi muda untuk mengetahui nilai-nilai historis dari suatu bangunan atau benda. Kita memiliki tiga Pahlawan Nasional sehingga daerah kita ini memiliki kisah sejarah yang sangat berharga dan kesemuanya biasa kita ketahui melalui Balla Lompoa ini,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Disparbud Kabupaten Gowa, Nasrun B dalam laporannya menyebutkan beberapa rangkaian kegiatan Bersua di Museum ini yang berlangsung hingga 16 Desember mendatang ini.

Pertama, Seminar dengan tema Sejarah Salokoa, Lomba Karya Tulis Ilmiah dengan tema Nilai Nilai Koleksi Balla Lompoa dan terakhir Pameran Kontemporer.

“Tujuan kami mengadakan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan tentang kebudayaan yang berfokus pada Museum, menambah pengetahuan dan referensi visual para peserta pengunjung dan peserta kegiatan dan mengajak para pengunjung, peserta dan masyarakat umum untuk dapat berkunjung di museum dan melestarikan budaya yang ada di dalamnya,” tambah Nasrun. (Pet/*)

  • Bagikan