Pemprov Bangun Dua Kanal Baru di Kawasan CPI untuk Atasi Bau Busuk di Losari

  • Bagikan
Pemprov Bangun Dua Kanal Baru di Kawasan CPI untuk Atasi Bau Busuk di Losari
Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah bersama Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin, meninjau area pembangunan kanal besar yang akan dilakukan Pemprov Sulsel.

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah bersama Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin, meninjau area pembangunan kanal besar yang akan dilakukan Pemprov Sulsel.

MAKASSAR, RAKYATNEWS.ID – Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah, bersama Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, kembali meninjau kawasan Center Point of Indonesia (CPI) untuk melihat langsung area pembangunan kanal besar yang akan dilakukan Pemprov Sulsel.

Nurdin Abdullah menyebutkan dua kanal baru yakni kanal Selatan CPI dengan lebar 30 meter, dan kanal terusan Jongaya lebar 50 meter. Kanal ini berfungsi untuk membersihkan (flushing) kanal Jongaya (kanal eksisting Jongaya), sehingga buangan tidak ke arah Pantai Losari, tapi ke arah kanal selatan ini.

“Diharapkan, nantinya air laut di sekitar Losari tidak lagi berwarna hitam dan bau kurang sedap,” ucapnya.

Nurdin Abdullah mengatakan, dengan hadirnya kanal ini akan menghilangkan bau busuk di Losari, sekaligus menjadi objek wisata kanal.

“Nanti jadi wisata kanal kalau sudah selesai,” ujarnya, kamis (3/12).

Sementara itu, pengerjaan akan dilakukan mulai besok, Jumat, 4 Desember 2020. Manager Construction and Development CitraLand City Losari Makassar, Nicky Putra Perwira Meliala, menjelaskan, untuk kanal Selatan CPI memiliki panjang 300 meter, lebar 30 meter atau seluas 9.000 meter persegi.

“Ada kanal selatan CPI dan ada warna merah (mengacu desain perubahan kanal drainase) itu tanah terusan. Dua (kanal baru) lebih baik, tapi satu bisa menjadi solusi juga. Jadi buangannya itu, ujungnya sekarang muaranya itu di Losari,” terangnya.

Karena bermuara di Losari, sampah-sampah dari Kota Makassar terbuang dan mengalir ke kali (kanal) Jongaya, muaranya mengarah ke Pantai Losari.

“Kalau kita buka, maka muaranya akan dua, kalau kanalnya kita tambah satu di kanal merah, itu akan tiga muaranya. Ketiga muara ini dari kanal eksisting Jongaya, dua kanal baru, yakni kanal Selatan CPI dan kanal terusan Jongaya,” jelasnya. (*)

  • Bagikan