Di Akhir Masa Jabatan, Aslam Sebut Semangat Rewako Gowa Modal Utama Jadikan Kabupaten Terbaik di Sulsel

  • Bagikan
Di Akhir Masa Jabatan, Aslam Sebut Semangat Rewako Gowa Modal Utama Jadikan Kabupaten Terbaik di Sulsel
Di Akhir Masa Jabatan, Aslam Sebut Semangat Rewako Gowa Modal Utama Jadikan Kabupaten Terbaik di Sulsel

GOWA, RAKYATNEWS.ID – Di akhir masa jabatannya dalam memimpin Pemkab Gowa, Pjs Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi menggelar silaturahmi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemkab Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Jumat (4/12).

Andi Aslam mengaku walaupun hanya sekitar 70 hari bertugas di Kabupaten Gowa, namun dirinya mengaku sangat berkesan.

“Kurang lebih 70 hari yang lalu saya mulai bekerja di sini, silaturahmi terjalin dengan baik, sinergitas dan kolaborasi berjalan dengan baik saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Saya berharap hubungan ini bisa tetap terjaga,” ucapnya.

Aslam menyebutkan bahwa semangat Rewako Gowa ini merupakan modal utama untuk menjadikan Kabupaten Gowa sebagai Kabupaten terbaik di Sulawesi Selatan.

“Kita sudah punya dasar fisik yang bisa dilihat dengan mata tetapi kita juga sudah punya dasar yang tidak yang tidak kasat mata yang tidak berwujud, ini adalah nilai Rewako. Kalau ini bisa menjadi nilai yang dipahami oleh masyarakat maka semua akan punya keinginan yang sama membuat Gowa ini Daerah yang baik,” tandasnya.

Sementara, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Andry Mauritz juga mengaku banyak hal yang berkesan bagi dirinya selama kepemimpinan Andi Aslam Patonangi di Kabupaten Gowa.

Ia menilai bahwa Andi Aslam Patonangi merupakan sosok pemimpin yang rendah diri dan sangat dekat kepada siapa saja. Mantan Camat Tinggimoncong ini mengaku banyak mendapat pelajaran selama mendampingi Andi Aslam Patonangi.

“Momen yang tidak bisa saya lupakan waktu kunjungan kerja ke Kecamatan Tombolopao. Saat itu beliau sendiri yang membawa mobilnya. Saya bersama pak asisten berada di bagian belakang menjadi penumpang dan beberapa kali ke rumah beliau makan bersama satu meja seakan tidak ada jarak,” ungkapnya.

  • Bagikan