Ini yang Terjadi jika Sperma Pria Dijadikan Masker Wajah

  • Bagikan
Ini yang Terjadi jika Sperma Pria Dijadikan Masker Wajah
Ini yang Terjadi jika Sperma Pria Dijadikan Masker Wajah (pixabay/ivanovgood)

RAKYATNEWS.ID – Mungkin terdengar aneh dan menjijikkan jika sperma dapat di jadikan masker untuk melembutkan kulit wajah. Namun tidak banyak yang tau bahwa cairan mani pria nyatanya kaya nutrisi.

Per 100 mililiter (ml) cairan keputihan kental yang dikeluarkan oleh penis ini dapat mengandung 0,5 gram protein dari 200 jenis berbeda. Cairan mani juga diketahui tinggi kandungan zink, yang bisa membantu memenuhi 3% dari kebutuhan harian tubuh Anda, dikarenakan air mani mengandung sedikit lemak, karbohidrat, fruktosa, dan kalsium.

Spermine adalah turunan dari zat spermidine dalam air mani pria. Spermidine dipercaya mengandung antioksidan yang dapat menyamarkan keriput dan garis halus sehingga membuat kulit tampak lebih muda.

Melansir dari laman hellosehat.com, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Cell Biology pada tahun 2009 pernah menguji coba teori tersebut dengan menyuntikkan spermidine langsung ke dalam sel kulit manusia. Hasilnya, spermine terlihat berpotensi untuk memperlambat proses penuaan kulit. Namun, manfaat sebenarnya dari air mani sendiri untuk kulit ketika digunakan sebagai masker wajah belum dapat dipastikan.

Kandungan protein dalam sperma dipercaya dapat membuat kulit tampak cerah bercahaya serta kenyal dan kencang. Sayangnya, teori ini belum dapat dibuktikan secara sahih oleh penelitian medis yang mumpuni.

Jika dilihat dari jumlahnya pun, kadar protein dalam air mani sangat sedikit sehingga dinilai tidak akan memunculkan efek apa pun pada kulit Anda. bahkan memakai air mani untuk masker wajah justru berisiko buat kesehatan.

Mengoleskan air mani pria langsung ke kulit dapat menyebabkan reaksi alergi parah hingga infeksi menular jika sumbernya tidak jelas dan tidak diperiksa lebih lanjut.

Sperma mengandung 200 jenis protein berbeda. Ini bisa saja memicu reaksi alergi pada beberapa orang. Alergi sperma disebut juga sebagai hipersensitivitas protein plasma. Reaksi alergi yang paling ringan bisa berupa kulit kemerahan, kering, bengkak, dan gatal-gatal. Sementara kasus alergi sperma yang parah bisa memicu syok anafilaktik.

Kuman penyebab penyakit dapat masuk ke dalam jaringan kulit, terutama jika Anda memiliki luka atau bekas jerawat yang masih terbuka. Air mani yang mengandung penyakit itu juga bisa masuk ke dalam tubuh ketika bercampur lendir di bibir, hidung, atau mata. Beberapa jenis penyakit kelamin yang rentan menular lewat cara ini adalah herpes, klamidia, dan gonore.

Jika air mani tersebut masuk ke mata, risikonya pun tidak hanya terbatas pada iritasi mata kemerahan. Namun, juga dapat menyebabkan herpes okular dan konjungtivitis klamidia.

Sampai saat ini tidak ada anjuran atau saran dari pakar kesehatan dan kecantikan untuk menggunakan air mani sebagai masker wajah. Dokter gizi, dokter kulit, dan pakar kecantikan percaya bahwa manfaat protein dan seng untuk kecantikankulit hanya akan maksimal jika didapat dari konsumsi makanan sehat.


Sc: hellosehat.com

  • Bagikan