Lapak Somplaq, Sejarah dan Perjuangan

  • Bagikan
Lapak somplaq
Lapak Somplaq, sejarah dan perjuangan.

Lapak Somplaq lahir dari pikiran orang nyeleneh yang lagi mumet dengan situasi yang dihadapi.

RAKYATNEWS.ID – Terjun di dunia Market Place (MP) ini awalnya tidak terlalu berniat. Alasan utamanya sih karena udah keder duluan ngeliat para setar seller. makanya Lapak Somplaq kepedean membuat web sendiri dengan pengetahuan tentang IT yang benar-benar nol.

Banyak yang bertanya. Kenapa Lapak Somplaq? kok bukan “Lapak Somplak“?

Alasannya sederhana, karena nama Somplak sudah banyak dipakai sehingga Cak Somplaq sebagai admin webdev jadi-jadian pun terpaksa menggunakan Somplaq supaya terkesan unik.

Tantangan pertama yang dihadapi Lapak Somplaq adalah nama yang tidak familiar. Karena nama Somplaq out of the box, banyak yang salah saat pencarian di Google, dan akhirnya Cak Somplaq harus rela dan ikhlas mengirimkan URL lengkap ke calon customer satu-persatu.

Tentu hal ini sangat merugikan bagi Lapak Somplaq karena berkurangnya faktor trust (kepercayaan) dari calon pelanggan baru.

Namun seiring bekembangnya waktu, Cak Somplaq yang pantang menyerah dan pantang tidur sebelum tepar ini pun banyak belajar. Belajar mengenai konversi pengunjung menjadi pelanggan, mempercepat waktu loading website, keamanan website, dan yang paling utama adalah SEO.

Faktor SEO lah yang akhirnya berperan besar dalam mengokohkan nama “Lapak Somplaq” di kolom pencarian mbah Google, mengalahkan dedengkotnya “Lapak Somplak”. Tentunya ini bukanlah hal instan yang simsalabim muncul tiba-tiba.

Eksperimen demi eksperimen, pencarian tutorial tanpa henti di kolom pencarian Google, dan tak ketinggalan arahan, wejangan, nasehat, petunjuk (whatever you name it) dari para senior yang dari dulu berkecimpung di dunia maya sangat membantu untuk hal SEO ini, salah satunya ada di grup ini.

Sekarang Lapak Somplaq bisa sedikit membusungkan dadanya “jangan terlalu banyak, tambah jelek ntar”, karena walaupun pencarian dengan keyword “Lapak Somplak”, nama “Somplaq” menduduki peringkat pertama di pencarian Google. Tentunya ini membawa berkah tersendiri bagi Lapak Somplaq, konversi yang semakin meningkat, dan tentunya sedikit prestige “boleh dong sombong dikit, gak banyak-banyak kok,”

Itulah gambaran mengenai pentingnya SEO untuk mengeksiskan diri sendiri, organisasi, maupun usaha yang sedang kita rintis.

Last but not least, kesabaran, ketekunan, dan selalu belajar. Tidak ada hal yang instan di dunia ini. “Mau masak mie aja ada prosesnya kok,” walaupun ilmu SEO yang mumpuni, tetap butuh kesabaran dan ketekunan dalam mencapai Google Page One.

Ubah pola pikir menjadi “saya goblok,” sehingga selalu haus ilmu untuk dipelajari, walaupun itu tidak berkaitan dengan kegiatan kita saat ini.

Salam Lapak Somplaq

  • Bagikan